
Banyuwangi, kabarterdepan.com – Calon Bupati Banyuwangi nomor urut 02, KH Ali Makki Zaini melakukan kampanye di 3 kecamatan sekaligus yaitu Kecamatan Kalipuro, Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Wongsorejo, Rabu, (16/10/2024).
Mengawali hari, pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Dusun Rayut, Desa Parijatah Kulon, Srono tersebut menyapa masyarakat di pasar Ketapang, Kalipuro.
Kedatangan Gus Makki disambut pedagang dan warga yang berbelanja di pasar Ketapang, dan tidak lupa, dia juga membeli sejumlah dagangan yang dijajakan para penjual.
Uniknya, saat berada di pasar tersebut, Gus Makki sempat didoakan oleh salah seorang pedagang dan wajahnya beberapa kali diusap-usap serta didoakan jadi Bupati Banyuwangi.
Usai dari pasar Ketapang, bupati yang berpasangan dengan Ali Ruchi itu melanjutkan kegiatan kampanyenya dengan melakukan kunjungan ke pabrik kerupuk UD Mekar Jaya yang berlokasi di Jalan Dempo, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi.
Kunjungan tersebut dikatakan menjadi bagian dari komitmen Ali Makki untuk mendukung sektor industri kecil dan menengah (IKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.
Dalam kunjungannya, Gus Makki juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pekerja dan pemilik usaha, bahkan, dia juga sempat belajar membuat kerupuk sambil dipandu para pekerja pabrik yang mayoritas perempuan.
Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Banyuwangi, 12 Desember 1970 silam itu juga mendengarkan keluhan terkait tantangan yang dihadapi oleh pengusaha kerupuk, seperti kenaikan harga bahan baku dan kendala lainya.
Usai berinteraksi, calon bupati yang menggandeng Ali Ruchi itu mengapresiasi dedikasi para pelaku usaha yang tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan IKM di Banyuwangi,” ujarnya.
Gus Makki mengatakan, jika ia terpilih, dirinya akan memastikan adanya program-program yang membantu akses modal, pelatihan pengembangan usaha, serta membuka lebih banyak peluang pasar bagi produk-produk lokal seperti kerupuk ini.
Karena menurutnya, sektor IKM merupakan sektor yang tidak bisa diabaikan dalam rencana pembangunan daerah ke depan, dan pihaknya siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memajukan industri kecil dan menengah di Banyuwangi.
Sementara itu, kunjungan Gus Makki mendapat sambutan hangat dari pelaku industri kecil, di antaranya Mariyam yang memiliki sekitar 70 karyawan.
Dia berharap, melalui program-program yang akan diusung oleh Gus Makki, sektor industri lokal bisa berkembang lebih pesat dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian Banyuwangi.
“Ya, harapannya musola-musola diperhatikan, dan jalan rusak juga diperbaiki, agar industri lokal berkembang. Gitu aja,” tandas Mariyam. (Fitri)
