Komitmen Dukung UMKM Banyuwangi, Ipuk Hadiri Festival Lontong di Sempu

Avatar of Redaksi
IMG 20241013 WA0047
Festival Lontong di Sempu Banyuwangi yang dihadiri calon bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Calon Bupati Banyuwangi nomor urut 1, Ipuk Fiestiandani menghadiri Festival Lontong yang digelar di Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Sabtu (12/10/2024) malam.

Acara yang berlangsung sangat meriah itu menyediakan 2 ribu porsi lontong yang disajikan dalam berbagai olahan, di antaranya sate lontong, gado-gado, pecel, bakso lontong, lontong sayur, lontong kikil, dan berbagai masakan khas Banyuwangi.

Dibalut suasana kekeluargaan, Ipuk bersama ribuan warga yang hadir tampak asyik menikmati hidangan yang dibagikan secara gratis kepada setiap masyarakat yang hadir pada acara tersebut.

“Teman-teman yang punya usaha kuliner dan membutuhkan lontong, bisa pesan dari warga Dusun Karanganyar. Tekstur lontongnya halus dan enak. Ayo terus dukung UMKM Banyuwangi,” ajak Ipuk.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga mengaku cukup terkesan dan mengapresiasi kebersamaan serta gotong royong warga Dusun Karanganyar yang menurutnya sangat menginspirasi.

“Ini merupakan kebersamaan yang harus terus kita pertahankan,” tutur Ipuk.

Selain itu, ia juga memuji UMKM yang terlibat dan mengatakan bahwa ekonomi Banyuwangi tumbuh karena banyaknya usaha-usaha kerakyataan seperti industri lontong rumahan.

“Karena itu, kami terus komitmen mendorong usaha mikro dengan berbagai program,” tambahnya.

Kepada para pelaku UMKM, petahana Bupati Banyuwangi tersebut mengatakan bahwa akan melanjutkan program bantuan alat usaha seperti Warung Naik Kelas (Wenak), Kanggo Riko, serta bantuan alat usaha warga kurang mampu yang telah berjalan selama kepemimpinannya.

Total telah ada lebih dari 6 ribu alat usaha dibagikan ke warung rakyat, warga kurang mampu, dan kelompok perempuan kepala keluarga, seperti di desa yang entah dikunjunginya itu juga banyak pembuat lontong yang mendapat bantuan alat usaha.

“Program bantuan alat usaha diharapkan bisa terus meningkatkan usaha-usaha rakyat agar semakin eksis dan berkembang,” harap Ipuk.

Untuk diketahui, Dusun Karanganyar merupakan sentra produksi lontong yang setiap harinya, sekitar 30 lebih warga di dusun ini memproduksi ribuan lontong untuk dijual di pasar.

“Seperti saya, setiap hari memasak 30 kilogram beras yang menghasilkan sekitar 1.000 lontong,” tutur Siti Fatimah (44), salah satu pembuat lontong.

Siti mengatakan, Festival Lontong tersebut menjadi ajang sedekah bagi para produsen lontong, yaitu setiap RT di Dusun Karanganyar menyumbangkan kuliner berbahan lontong yang kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Acara ini bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Allah. Kami sedekah melalui Festival Lontong. Ini tradisi yang sudah menjadi identitas kami warga Karanganyar,” ungkapnya.

Siti juga berterima kasih karena ia selama ini telah mendapat perhatian dari Ipuk selama menjadi Bupati Banyuwangi dengan berbagai program untuk peningkatan UMKM.

“Terima kasih Bu Ipuk atas dukungannya selama ini,” ucapnya dengan penuh rasa haru. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page