Tidak Netral, Pendamping Desa di Jombang Diduga Dukung Warsubi-Salmanudin

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2024 10 08 at 10.07.39 AM
Pendamping Desa di Kabupaten Jombang diduga terlibat dalam pemenangan salah satu pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati. (Rebeca/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Pendamping Desa di Kabupaten Jombang diduga terlibat dalam pemenangan salah satu pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati.

Para pendamping desa ini disinyalir secara terang-terangan mendukung paslon nomor urut 02 yakni Warsubi-Salmanudin.

Tak tanggung-tanggung, para pendamping lokal desa (PLD) hingga pendamping desa (PD) di level Kecamatan ikut aktif dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK) milik salah satu paslon yang ikut di Pilbup Jombang.

Tak hanya itu, para pendamping desa ini secara terang-terangan mendukung paslon nomor urut 02 yakni Warsubi-Salmanudin Yazid.

Mereka bahkan mengunggah aktivitas kegiatan mereka memasang APK milik paslon nomor urut 02 ke media sosial (Medsos), hingga ikut berkampanye ke Desa-desa.

“Pedamping desa lokal di Kecamatan Ploso, itu ikut masang APK paslon nomor urut 02. Juga pendamping desa di Kecamatan Kabuh, semua digerakkan untuk ikut terlibat pemenangan. Seharusnya mereka netral, gak boleh ikut pemenangan salah satu paslon dan mengarahkan,” kata salah seorang warga di Kecamatan Ploso, Purwanto, Sabtu (5/10/2024).

Ia menyayangkan tindakan pendamping desa, yang tidak bisa netral dalam Pilkada Kabupaten Jombang 2024.

“Mereka itu dibiayai oleh negara, seharusnya gak boleh ikut terlibat dalam pemenangan. Jelas menabrak UU Desa itu,” tegas Purwanto.

Dia pun mendesak Bawaslu maupun Pemkab Jombang untuk segera menindak para pendamping desa yang diduga terlibat dalam pemenangan salah satu paslon. (Rebeca)

Responsive Images

You cannot copy content of this page