
Grobogan, kabarterdepan.com – Lusia Indah Artanti resmi menjabat ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan periode 2024-2029.
Pengambilan sumpah tersebut dilakukan pada sidang paripurna ke-40 di Gedung Sidang 1 DPRD Grobogan, Senin (7/10/2024).
Dilantiknya politisi wanita dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Grobogan itu, telah melengkapi unsur pimpinan DPRD Grobogan periode 2024-2029.
Dimana sebelumnya tiga wakil ketua telah dilantik pada sidang paripurna ke-34 yang digelar pada, Kamis (26/9/2024). Ketiga Wakil Ketua DPRD Grobogan tersebut adalah Mukhlisin dari PKB, Supardi dari Gerindra, dan Setiawan Djoko Purwanto dari Hanura.
Wanita yang akrab dipanggil Mbak Lusi itu mengucapkan terima kasih kepada para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Masa Jabatan 2024-2029, yang telah menyelenggarakan Rapat Paripurna ke-40. Selain itu, menurutnya para wakil ketua telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan sangat baik.
“Seperti pembentukan Alat Kelengkapan Dewan dan pembahasan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2024, yang telah selesai tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan maupun membahas Raperda tentang APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2025,” kata Lusi.
Lusi menjelaskan bahwa DPRD merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang memiliki peran dan tanggungjawab dalam mewujudkan efisiensi, efektivitas, produktivitas dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Peran dan tanggung jawab tersebut dilaksanakan melalui pelaksanaan hak, kewajiban, tugas, wewenang dan fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan,” ucapnya.
Dikatakan Lusi, DPRD melaksanakan tiga fungsi. Diantaranya, Fungsi pembentukan Peraturan Daerah (Perda), Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan. Untuk melaksanakan fungsi tersebut, tentunya dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi oleh semua anggota DPRD Kabupaten Grobogan.
“Kami menyadari bahwa sejumlah 50 anggota DPRD Kabupaten Grobogan mempunyai latar belakang yang berbeda, partai politik yang berbeda, tingkat maupun jurusan pendidikan yang berbeda, dan bahkan karakter yang berbeda-beda,” ungkapnya.
Untuk itu, kepemimpinan kolektif kolegial 5 tahun kedepan akan melindungi semua perbedaan tersebut. Menghargai semua pendapat dan menghormati semua perbedaan yang ada.
Menurutnya, kepemimpinan kolektif kolegial akan memastikan berjalannya kerja bersama, gotong royong, membangun komunikasi lintas fraksi, lintas komisi dan semua alat kelengkapan DPRD, untuk mempersatukan perbedaan menuju kebersamaan guna mencapai keputusan kolektif kolegial yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Grobogan secara luas.
“Tugas yang akan kami emban bukanlah tugas yang ringan, berbagai tantangan kedepan harus kita dihadapi, diantaranya kualitas SDM, ketahanan pangan, kemiskinan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian dan lain sebagainya,” tutur Lusi.
Oleh karena itu, kami sangat berharap doa restu dan dukungan dari seluruh pihak terkait, terutama kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Grobogan.
“Kami juga berharap jalinan silaturahmi dan kerjasama yang telah berjalan dengan baik dalam membangun Grobogan tercinta ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan sosial dalam rangka menuju Indonesia Emas Tahun 2045,” harap Ketua DPRD Grobogan yang baru. (Masrikin).
