
Olahraga, Kabarterdepan.com – Siapa bilang umur jadi penghalang untuk terus aktif? Wido Sardjono, yang kini berusia 79 tahun, justru membuktikan sebaliknya! Baru saja, pria asal Salatiga ini menyelesaikan Berlin Marathon untuk yang ke-19 kalinya dengan catatan waktu 5 jam 49 menit. Luar biasa, kan?
Meski sudah jadi warga negara Jerman sejak 1974, Wido masih fasih berbahasa Indonesia. Saking semangatnya, tahun lalu dia bahkan sempat pulang ke Indonesia untuk ikut Jakarta Marathon 2023, meski cuma di kategori Half Marathon.
“Kalau di Jakarta, saya cukup half marathon aja karena cuacanya panas banget dibandingkan di Jerman,” ujarnya sambil tertawa. Tapi siapa sangka, di usianya yang akan menginjak 80 tahun, Wido masih punya rencana untuk ikut Jakarta Marathon lagi, lho!
Buat kamu yang ingin terinspirasi, Wido Sardjono juga nggak pelit berbagi tips buat para pelari marathon, terutama untuk pelari Indonesia.
Salah satu tips utamanya adalah: berlari dari hati. Ya, Wido menekankan pentingnya menikmati setiap kilometer yang kamu lalui, jangan fokus ke pace dulu. Nikmati saja prosesnya. Tapi, setelah KM 35, kamu boleh meningkatkan pace, karena saat itulah tubuhmu benar-benar diuji.
Tips Lari Marathon Ala Wido Sardjono
Kalau kamu mau mulai berlari marathon, Wido punya beberapa tips nih buat kamu:
- Pemanasan Itu Penting! Jangan langsung lari kencang. Awali dengan berjalan santai sekitar 200-300 meter supaya tubuh beradaptasi.
- Nikmati Setiap Kilometer: Jangan terlalu fokus sama kecepatan. Nikmati prosesnya, karena marathon bukan hanya tentang fisik tapi juga mental.
- Atur Ritme: Jangan tergoda buat berlari cepat di awal. Cobalah mulai dengan ritme yang nyaman dan konsisten.
- Pernapasan Yang Benar: Gunakan teknik pernapasan 2-to-2 (2 langkah untuk menghirup, 2 langkah untuk menghembuskan napas) biar nggak gampang lelah.
Berlin Marathon memang dikenal sebagai salah satu dari enam World Marathon Majors, dan tiap tahunnya selalu diramaikan oleh ribuan pelari dari seluruh dunia, termasuk lebih dari 500 pelari Indonesia.
Acara ini bukan cuma ajang lari biasa, tapi juga seperti city tour, di mana kamu bisa menikmati keindahan kota Berlin sambil berlari.
Atmosfer di sana pun nggak kalah seru. Warga Berlin sangat antusias mendukung para pelari. Banyak juga peserta yang datang dari kalangan selebriti dan pejabat, seperti Raffi Ahmad, Yuki Kato, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, Menparekraf Sandiaga Uno, CEO Salon Muslimah Yulia Moz5, Iphink CEO Browcyl. Mereka semua ikut merasakan keseruan event marathon paling bergengsi ini.
Jadi, buat kamu yang pengen mulai berlari atau bahkan punya impian buat ikut marathon, jangan ragu buat mencoba! Semangat dan konsistensi seperti Wido Sardjono bisa jadi inspirasi buat kita semua. Siapa tahu, di masa depan, kamu bisa ikutan Berlin Marathon juga, kan? (*)
