Libas Jalan Terjal, Gus Makki Cabup Banyuwangi Bawa Mahasiswa Sambangi Kawasan Terpencil

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241002 150502
Gus Makki mengendarai pick up membawa rombongan mahasiswa. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Ada saja kampanye unik yang dilakukan Calon Bupati Banyuwangi nomor urut 2, KH Ali Makki Zaini atau akrab disapa Gus Makki. Setelah sebelumnya bersepeda motor di jalanan terjal Kecamatan Kalibaru, kini ia jadi sopir pick up saat di Kecamatan Tegaldlimo.

Gus Makki tanpa canggung mengemudikan kendaraan roda empat bersama puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Banyuwangi untuk mengunjungi kampung Soponyono, Dusun Gladag Kembar, Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo pada Selasa, (1/10/2024).

Kegiatan tersebut menjadi agenda serap aspirasi masyarakat secara langsung dari warga setempat dan di sana ia lagi-lagi mendapatkan keluhan terkait akses jalan rusak dan berbagai persoalan lainya.

Joko Purnomo misalnya, tokoh masyarakat setempat menyampaikan keluhannya terkait akses jalan utama sejauh kurang lebih enam kilometer menuju kampung terpencil di wilayah Banyuwangi Selatan belum pernah tersentuh pembangunan.

“Tadi kan tahu sendiri, jalan masuk kampung ini rusak parah. Apalagi kalau musim hujan seperti ini jalan sangat becek,” jelas Purnomo.

Selain persoalan jalan rusak, Purnomo juga mengeluhkan minimnya sarana pendidikan di kampung yang dihuni sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) kebanyakan sebagai petani dan nelayan.

“Disini nggak ada sekolahan. Anak-anak kalau mau sekolah SD harus keluar kampung sini, sekolahannya jauh. Kalau hujan seperti ini kasihan mereka. Kalau yang punya kendaraan enak, bisa diantar pakai sepeda,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya, Karyadi juga mengeluhkan minimnya pasokan air bersih dari pemerintah setempat dan ia mengungkapkan bahwa di Kampung Soponyono tidak tak satupun sumur warga karena airnya payau, jika harus menggunakan sumur bor pun kedalamannya mencapai ratusan meter.

“Warga sini kalau minum pakai air galonan atau kemasan. Kalau masak pakai air payau, jadi nasinya agak kekuningan.Karena tidak punya semur dan tidak ada PDAM. Pasokan air bersih dari pemerintah juga nggak pernah ada,” beber Karyadi.

Dijawab Gus Makki, calon bupati yang berpasangan dengan Ali Ruchi di Pilkada 2024 itu berjanji jika ditakdirkan menjadi pemimpin Banyuwangi akan memprioritaskan pembangunan akses jalan rusak.

“Kami mohon doa restu dari penjenengan dan masyarakat, kalau ditakdirkan jadi Bupati, pembangunan jalan rusak disini jadi prioritas termasuk pembangunan sarana pendidikan yang layak disini, ” tegas Gus Makki.

Soal air bersih yang dikeluhkan warga, pengasuh pondok pesantren (ponpes) Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono itu merasa miris dan berjanji akan membuatkan sumur bor khusus.

“Saya kaget, ternyata masih ada kampung tidak ada ada air besihnya. Muda-mudahan apa yang menjadi harapan semua warga sini bisa tercapai syaratnya saya harus di doakan jadi Bupati,” pungkasnya.

Untuk diketahui akses jalan menuju Kampung Soponyono rusak parah dan berlubang sejak puluhan tahun lalu. Saat tim Gus Makki tiba, turun hujan lebat, sehingga jalanan becek berlumpur dan banyak kubangan layaknya persawahan. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page