
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Petugas gabungan dari BPBD dan Relawan mengevakuasi seorang warga yang terjebak didalam sumur rumahnya dengan kedalaman sekitar 25 meter di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu (29/9/2024) sore.
Ia adalah seorang paruh baya bernama Khoirul Anam (64) yang sebelumnya masuk kedalam sumur di area rumahnya untuk mencari bangkai tikus yang diduga berada didalam sumur.
Namun, sampai di pertengahan sumur, tubuh korban lemas lantaran kehabisan oksigen, sehingga keluarga korban meminta bantuan ke warga dan diteruskan ke petugas Pemadam Kebakaran.
Ahmad Anjar, salah satu dari anak korban mengatakan jika orang tuanya nekat turun kedalam sumur menggunakan tangga hendak mencari bangkai tikus.
“Cari bangkai tikus, sudah dilarang sama adik saya tapi bapak tetap nekat menyeburkan diri,” ungkapnya.
Namun, ia lantas mendapatkan kabar jika bapaknya tersebut meminta pertolongan ke sanak saudaranya hingga diteruskan ke tetangga dan perangkat desa setempat.
“Sudah di pertengahan sumur sudah nggak kuat, biasanya memang turun sendiri dari dulu gitu,” terangnya.
Sehingga dirinya pun melaporkan kejadian itu ke petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto untuk mengevakuasinya dari dalam sumur.
Dengan menggunakan tali tambang dan sejumlah peralatan lainya, relawan dan personil BPBD Kabupaten Mojokerto mengevakuasinya dari dalam sumur.
Sementara itu, Sukamto Komandan Regu (Ndanru) Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto yang datang bersama sejumlah personil relawan langsung melakukan evakuasi dibantu warga sekitar.
“Alhamdulillah teman teman berjibaku sekitar 1 jam lebih korban berhasil dievakuasi dalam keadaan sehat,” tuturnya.
Menurutnya, personil yang turun langsung kedalam sumur sempat kesulitan mengangkat tubuh korban dikarenakan posisi sumur yang sempit dan minimnya oksigen didalam sumur tersebut.
“Karena memang diameter sumur sekitar 1 meter dan kedalamannya sekitar 25 meter dan juga oksigen di bawah yang menyulitkan,” pungkasnya.
Usai berhasil diangkat, korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (*)
