Elektabilitas Ahmad Luthfi Vs Andika Perkasa di Pilgub Jateng, Begini Kata Pengamat Politik

Avatar of Redaksi
IMG 20240925 WA0050
Nur Hidayat Sardini, pengamat politik Universitas Diponegoro Semarang. (Ahmad Ali/kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Kurang lebih 64 hari lagi, tepatnya pada 27 November 2024, Pilkada 2024, Pilgub JawaTengah (Jateng) bakal terselenggara.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng telah menetapkan dua pasangan calon (paslon) yang akan maju Pilkada 2024 pada Minggu (22/9/2024).

Sementara untuk pengundian nomor urut dilakukan pada Senin (23/9/2024) malam.

Hasil pengundiannya Andika Perkasa-Hendrar Prihadi mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen mendapat nomor urut 2

Pertarungan antara Andika Perkasa dan Ahmad Luthfi menjadi menarik untuk dinantikan.

Sejumlah lembaga survei juga telah menyurvei elektabilitas masing-masing paslon.

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Nur Hidayat Sardini, menanggapi salah satu survei terkait Pilgub Jateng 2024 ini.

“Menurut survei tersebut, pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen unggul dalam elektabilitas dibandingkan lawan mereka, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi,” ungkapnya, di kampus Tembalang Semarang, Rabu (25/9/2024).

Survei tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa pasangan Luthfi-Yasin mendapatkan dukungan 52,2 persen, sementara pasangan Andika-Hendi berada di posisi 31,4 persen.

“Ini menjadi sangat seksi, karena Jateng merupakan provinsi dengan populasi besar, yang memberikan pengaruh signifikan ke konstelasi politik nasional. Gubernurnya juga menjadi salah satu subjek penting yang bisa mengantar ke politik nasional atau bahkan Pilpres,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, Jateng yang dikenal sebagai “kandang banteng” atau basis PDIP, menjadi medan pembuktian bagi partai tersebut dalam mempertahankan dominasinya di wilayah ini.

Jateng, menurut Nur Hidayat Sardini, akan memainkan peran penting dalam konstelasi politik nasional.

“Ini bukan hanya tentang Pilgub Jateng, tapi juga bagaimana Jateng bisa mempengaruhi politik nasional, terutama di Pilpres mendatang. Pilgub Jateng menjadi ujian bagi PDIP dalam mempertahankan kekuatannya di wilayah yang dikenal sebagai basis kuat partai ini,” pungkasnya. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page