
Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto menggelar rapat pleno pengundian dan penetapan nomor urut untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Mojokerto di Pilkada 27 November mendatang. Pengundian nomor urut tersebut digelar di Kantor KPU Kota Mojokerto, Senin (23/9/2024) malam.
Hasilnya, pasangan calon (paslon) Junaedi Malik dan Chusnun Amin (Gus Juned-Amin) meraih nomor urut 01. Sementara Paslon Ika Puspitasari dan Rachman Sidharta Arisandi (Ning Ita-Cak Sandi) mendapatkan nomor urut 02. Kedua paslon sama-ssama-sama menunjukkan semangat dan optimis memenangkan Pilwali Kota Mojokerto.
Dalam kesempatan tersebut Ning Ita mengatakan keyakinannya untuk memenangkan Pilwali Kota Mojokerto 2024. Pasangan ini diusung oleh 16 partai politik (parpol), rinciannya 8 parpol parlemen dan 8 parpol non parlemen.
“Kami melanjutkan ke jilid 2 ini bahwa masyarakat masih menginginkan kami untuk melanjutkan apa yang sudah kita awali enam tahun yang lalu, artinya lima tahun ini kami telah memberikan manfaat kepada masyarakat bukan sekedar kesia-siaan,” ujar Ning Ita.
Sementara pasangan Gus Juned dan Amin hanya diusung oleh PKB saja. Meskipun demikian, paslon ini tetap bertekad dan berpegang teguh untuk melanjutkan menjadi pemimpin calon Wali Kota Mojokerto.
“Pada dasarnya nomer satu ataupun dua itu sama saja, dan kali ini kita mendapatkan nomor urut satu, hal ini menunjukkan betapa kuat niat dan tekad kami membawa Kota Mojokerto bangkit, lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga dengan satu tekad dan satu dukungan ini kita pasangan Jamin siap melaksanakan pemilu pilkada dengan jujur, adil, damai, siap bersaing dengan sehat, penuh etika dan berpolitik dengan santun,” tegas Gus Juned.
Ketua KPU Mojokerto Usmuni mengatakan, pengundian nomor urut telah sesuai dengan prosedur standar operasional KPU RI. Proses pengundian yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dengan diiringi antusiasnya dukungan dari masing-masing paslon.
Tahapan selanjutnya, KPU Kota Mojokerto akan menggelar deklarasi kampanye damai pada 24 September 2024, sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban dan transparansi dalam proses Pilkada 2024. (yusi)
