Awal Mula Pria di Banyuwangi Tusuk Istri dan Selingkuhan hingga Terkapar

Avatar of Redaksi
IMG 20240920 WA0061
Sejumlah polisi melakukan pengamanan di lokasi TKP. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Seorang pria di Banyuwangi nekad tusuk istri dan selingkuhan. Pelaku berinisial IS (48) menjadi pelaku penusukan terhadap seorang wanita berinisial NS (44) dan seorang pria berinisial SA (49) di depan Hotel Giri Indah, Jalan Raden Wijaya, Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, Kamis, (19/9/2024) malam.

Awal mula kejadian itu berawal IS dengan gelap mata menghujamkan pisau ke arah NS usai memergoki wanita yang merupakan istrinya sendiri. Saat itu istrinya sedang ngamar dengan SA, warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi.

Akibatnya, NS dan SA bersimbah darah terkapar di tepi jalan raya depan hotel karena mengalami luka tusuk di bagian pinggang belakang sebelah kanan. Sementara pelaku melarikan diri usai melancarkan aksinya.

“Diduga kedua korban ditusuk oleh terduga pelaku IS yang saat itu langsung kabur melarikan diri,” ungkap Kapolsek Giri, Iptu Budi Mujiono.

Budi menceritakan, kasus penusukan bermula ketika NS dan SA tiba di hotel dengan berboncengan menggunakan sepeda motor yang tak berselang lama disusul oleh kehadiran IS.

“Mereka (NS dan SA) berdua berboncengan naik motor dan tiba di parkiran hotel sekira pukul 18.30 WIB,” ujarnya.

Ketiganya yang bertemu kemudian tak bisa menghindari terjadinya adu mulut di area parkir yang mengundang perhatian pegawai hotel yang lantas memberikan teguran kepada ketiganya.

“Pegawai sempat menegur mereka agar tak bertengkar di area hotel. Setelah itu, ketiganya keluar dari area hotel,” ujar Budi.

Namun bukannya berhenti, pertikaian masih terus berlanjut setelah ketiganya keluar dari area parkir, yang tak lama kemudian, terdengar teriakan minta tolong.

Saat dicek, pegawai hotel melihat korban SA dan NS terkapar dan langsung meminta pertolongan orang-orang di sekitarnya untuk melarikan keduanya ke RS Yasmin untuk mendapatkan pertolongan.

Tak berselang lama setelah aksi penusukan, IS berhasil dibekuk polisi, dan berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, IS mengaku sebagai masih berstatus sebagai suami NS meski keduanya sedang dalam proses perceraian.

“Pelaku sudah berhasil kami amankan. Kasusnya saat ini ditangani langsung oleh Satreskrim Polresta Banyuwangi,” tutur Budi. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page