
Grobogan, kabarterdepan.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Grobogan Muhammad Sidiq menepis isu yang beredar bahwa Partai Golkar Kabupaten Grobogan setengah hati dalam pemenangan Setyohadi-Sugeng Prasetyo dalam Pilkada 2024.
Hal itu, diungkapkan oleh Sidiq setelah menggelar Pendidikan Politik dan Konsolidasi DPD partai Golkar untuk memenangkan Setyohadi-Sugeng Prasetyo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Grobogan 2024 yang digelar di Hotel Grand Master, Purwodadi, Rabu (18/9/2024) siang.
Dikatakan, konsolidasi ini menjadi bukti keseriusan DPD Golkar Kabupaten Grobogan untuk memenangkan Paslon yang telah direstui DPP Partai Golkar untuk maju dalam Pilkada 2024.
“Hari ini terjawab juga kita melakukan konsolidasi pemenangan pak Hadi dan pak Sugeng,” katanya.
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan konsolidasi yang berlangsung singkat tersebut dihadiri seluruh jajaran pengurus partai Golkar kabupaten Grobogan dan seluruh ketua Golkar di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Grobogan.
Sementara itu, saat disinggung perpindahan rekomendasi Golkar yang sebelumnya diisukan akan jatuh ke pasangan calon Bambang Pujiyanto dan Catur Sugeng Santoso, ia hanya menjawab mengikuti Instruksi dari DPP partai Golkar.
“Kita belum pernah pindah (koalisi), kemarin rekom sudah untuk pasangan pak Bambang catur untuk B1-KWK kita dari provinsi dan DPP diperintah memenangkan pasangan calon Hadi Sugeng. Apapun itu perintah dari DPP harus dilaksanakan,” jelasnya.
Dalam hal ini, diketahui bahwa pendaftaran Catur Sugeng Santoso ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Grobogan sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Grobogan pada hari Rabu (5/6/2024) di antar langsung oleh pimpinan DPD partai Golkar Grobogan.
Namun, di hari-hari mendekati pendaftaran ke KPU, Partai Golkar menjatuhkan rekomendasi ke Setyohadi-Sugeng Prasetyo untuk maju sebagai calon Bupati di Pilkada 2024.
Terpisah, calon Bupati Grobogan Setyohadi berharap, adanya konsolidasi saat ini dapat merapatkan barisan seluruh kader Partai Golkar untuk memenangkan Pilkada 2024.
“Semoga pilkada damai dan berjalan dengan baik,” ujar Setyohadi.
Sementara untuk target perolehan suara, Setyohadi menargetkan minimal dapat memperoleh 66 persen dari total suara Kabupaten Grobogan.
“Saya dan pak Sugeng sendiri akan bekerja keras untuk memperoleh target tersebut,” bebernya.
Dalam upaya pemenangan, ia mengaku tidak segan untuk turun ke bawah demi memperoleh target yang telah diimpikannya.
“Saya bersama pak Sugeng akan turun kebawah dan bekerja keras untuk memperoleh target yang ditetapkan,” pungkasnya. (Masrikin)
