Pakaian Rajut dan Kayu Dominasi Ekspor di Jateng, Jadi Tambah Makmur

Avatar of Redaksi
dominasi eksport
Kepala BPS Jawa Tengah Endang Tri Wahyuningsih. (Ahmad Ali/kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Endang Tri Wahyuningsih masalah ekspor-impor yang berlangsung di Jateng, terutama komoditas non-migas.

Menurutnya nilai ekspor Provinsi Jateng pada Agustus 2024 tercatat sebesar 1.033,5 juta dolar AS, naik 10,18 persen dibanding Juli 2024.

“Ekspor masih didominasi komoditas non-migas yang mencapai 966,7 juta dolar AS,” kata Endang di kantornya kawasan Jl Pahlawan No 6 Semarang, Rabu (18/9/2024).

Dominasi Ekspor Jateng

Ia mengungkapkan komoditas pakaian rajut dan bukan rajut, alas kaki, serta kayu dan barang dari kayu masih mendominasi ekspor Jateng.

Adapun nilai impor pada Agustus 2024, lanjutnya, tercatat sebesar 988,1 juta dolar AS, turun 30,21 persen dibanding bulan sebelumnya.

Pihaknya menuturkan nilai impor Jateng pada Agustus 2024 masih didominasi oleh komoditas non-migas yang mencapai 665,2 juta dolar AS. Menurut dia, AS masih menjadi negara tujuan utama ekspor Jateng dengan nilai mencapai 426,8 juta dolar AS.

Sementara Tiongkok, lanjutnya, masih menjadi pemasok utama komoditas impor di Jateng dengan nilai sebesar 354,2 juta dolar AS.

Berbagai jenis mesin, perlengkapan mekanis dan elektrik, serta plastik dan bahan dari plastik, tutur Endang, memberi kontribusi terbesar jenis komoditas yang didatangkan dari luar negeri ke Jateng. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page