Usai Babak Belur Diduga Maling, Pria Jombang Ini Dibebaskan Polisi

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2024 09 13 at 8.23.34 AM
Pelaku pencurian yang kepergok warga (Rebeca/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Setelah dilakukan pemeriksaan secara tuntas terhadap pelaku, para saksi, dan korban oleh pihak Kepolisian setempat, terduga pelaku pada akhirnya dibebaskan oleh Polisi karena tidak mengakui bahwa dia pelaku pencurinya.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasihumas Iptu Kasnasin mengungkapkan, awalnya anggota Unit Reskrim Polsek Peterongan menyelidiki kasus pencurian yang dialami Atik di rumahnya, Dusun/Desa Bongkot, Peterongan.

Sebab Pencurian yang terjadi pada 2 Agustus 2024 itu diunggah di media sosial tanpa dilaporkan ke polisi.

“Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 700 ribu,” ujar Iptu Kasnasin pada Kamis (12/9/2024).

Di tengah-tengah proses penyelidikan, polisi mendapatkan informasi kalau warga Dusun Bongkot telah menangkap pria yang diduga sebagai pelaku pencurian di rumah Atik. Polisi seketika langsung bergegas ke lokasi mengamankan pelaku yang telah diamuk oleh warga dan kemudian membawanya ke Polsek Peterongan.

“Dari hasil pemeriksaan interogasi kepada terduga pelaku. Bahwasanya terduga pelaku tersebut tidak mengakui kalau dia pelaku pencuriannya,” ungkap Kasi Humas Polres Jombang tersebut.

Setelah tuntas memeriksa pelaku dan para saksi, termasuk korban, polisi melakukan gelar perkara kasus tersebut termasuk koordinasi dengan jaksa penuntut umum. Hasilnya, belum ditemukan unsur pelanggaran hukum yang dilakukan MG. Akhirnya terduga pelaku dibebaskan.

“Hasil pemeriksaan keseluruhan bahwasanya terduga pelaku tersebut belum memenuhi unsur untuk dinaikkan ke penyidikan,” pungkas Iptu Kasnasin.

Menurut Khoirul Anwar, Kepala Dusun setempat saat dikonfirmasi pada Kamis Sore (12/9/2024) mengatakan, sejatinya aksi tersebut merupakan aksi yang ketiga kalinya dari pria yang sama. Sekali dua kali aksinya ia berhasil melarikan diri. Namun, di aksi terakhirnya ia malah apes dan dihajar oleh warga setempat.

Sebelumnya, warga juga sudah memiliki video dari aksi yang dilakukan oleh pelaku dan video tersebut disebarluaskan agar masyarakat desa sekitar tahu dan menjadi waspada.

“Jadi setiap pemuda, setiap warga sudah punya videonya jadi disebar. Aksi pelaku ini sudah tiga kali dan Alhamdulillah tertangkap kemarin,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dalam aksi terakhirnya pelaku belum sempat membawa barang curian karena sudah kepergok terlebih dahulu oleh warga.

“Ciri-cirinya sama, caranya juga sama dengan memanjat pagar rumah warga dan masuk ke dalam,” lanjutnya.

Pelaku menurutnya tadi sore sempat dibawa di Polsek Peterongan untuk dilakukan interogasi. Dalam pengakuan Kasun, pelaku merupakan warga Kecamatan Kesamben.

“Masih di Polsek, ini para korban yang merasa kehilangan juga masih diminta keterangan sama polisi,” ungkapnya, pada sore tadi. (Rebeca)

Responsive Images

You cannot copy content of this page