Sekda Sebut Transportasi Terintegrasi Massal Bakal Akselerasi Pergerakan Ekonomi Jateng

Avatar of Redaksi
IMG 20240912 WA0020
Sumarno ketika membuka Central Java Transport Solution 2024 (Pemprov Jateng for kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah (Jateng), Sumarno, mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan mengupayakan transportasi terintegrasi massal di Jateng bisa terintegrasi di 35 kabupaten/ kota.

Demikian dikatakan Sumarno, saat membuka acara Central Java Transport Solution Expo 2024, di Gedung Wahana Graha Dinas Perhubungan Jateng, kawasan Jl Siliwangi, Krapyak Semarang, Rabu (11/9/2024)

“Karena transportasi yang lancar tentu akan mengakselerasi pergerakan ekonomi di Jateng,” kata Sumarno di kantornya lingkungan Gubernuran Jateng, kawasan Jl Pahlawan Semarang, Kamis (12/9/2024).

Di samping itu, lanjutnya, hal tersebut sebagai wujud komitmen Pemprov dalam memberikan transportasi massal yang murah, nyaman, dan terintegrasi.

Sumarno menambahkan, hingga 2024, Pemprov Jateng telah menyediakan sebanyak tujuh rute perjalanan Bus Rapid Trans (BRT) Jateng.

“Dari jumlah trayek yang ada, tersedia 115 unit armada. Armada BRT tersebut terbagi untuk rute Semarang-Bawen 28 unit, Purwokerto-Purbalingga 14 unit, Semarang-Kendal 16 unit, Magelang-Purworejo 14 unit, Solo-Sragen 14 unit, Semarang-Gubug 14 unit, dan Solo-Sukoharjo-Wonogiri 15 unit,” jelasnya.

Pemprov Jateng, terang Sekda, juga terus mendorong pemerintah pusat mereaktivasi jalur kereta api di beberapa daerah.

Seperti, jalur kereta api Semarang-Pati-Rembang dan jalur Kendal, Demak, Ungaran, Semarang, Purwodadi (Kedungsepur)

“Reaktivasi jalur kereta api merupakan kewenangan pusat. Kemarin sudah ada kajian, mudah-mudahan jalur kereta api kawasan Kedungsepur segera dapat diaktifkan kembali,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Henggar Budi Anggoro, yang dihubungi via sambungan telepon, menjelaskan, berbagai kegiatan diselenggarakan dalam memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-53.

“Salah satunya, Central Java Transport Solution Expo 2024, di Gedung Wahana Graha Kota Semarang,” tukasnya.

Pameran yang berlangsung 11-12 September 2024 itu, diikuti Dinas Perhubungan dari 35 kabupaten/ kota, dan berbagai perusahaan yang bergerak di sektor transportasi.

“Selain itu, Dishub Jateng juga terus berupaya mengubah stigma terminal buruk, dengan mengoptimalkan layanan Edutrip Trans Jateng,” katanya.

Program Edutrip bisa dimanfaatkan oleh sekolah, kampus, hingga keluarga, untuk bepergian ke berbagai lokasi tujuan.

“Layanan Edutrip Trans Jateng sekaligus memberi wawasan kepada para pelajar, tentang manfaat transportasi umum bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page