Buka Pelatihan BLS, Bupati Mojokerto Latih Anggota DWP Tangani Kegawatdaruratan

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2024 09 07 at 8.33.30 AM
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri secara langsung pelatihan Basic Life Support (BLS) yang di inisiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mojokerto Tahun 2024. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati membuka secara langsung pelatihan Basic Life Support (BLS) yang di inisiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mojokerto Tahun 2024. Pelatihan tersebut fokus pada penanganan kedaruratan, diantaranya yakni cara mengatasi kondisi orang yang tak sadarkan diri , tersedak dan henti jantung.

Pelatihan tersebut diberikan melalui pemutaran video animasi yang sangat menarik oleh dr. Antonius Beny Setiawan. Selanjutnya, sebagai pemateri, ia memberikan contoh penanganan darurat. Kegiatan itu berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT),’ Jumat (6/9) pagi.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Arahnya mengatakan BLS sendiri merupakan pelatihan kegawatdaruratan yang bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan bantuan hidup dasar terhadap kasus orang yang tak sadarkan diri, tersedak dan henti jantung.

“Ini merupakan satu hal yang banyak terjadi sehingga kemudian panjenengan semuanya nanti gambaran di perlihatkan jenis kegawatdaruratannya itu seperti apa, sehingga kemudian sampai pada suatu titik dimana para anggota pengurus dan anggota Dharma Wanita ini dinyatakan perlu untuk tau bagaimana semuanya mengenali kegawatdaruratan tersebut dan kemudian apa tindakan yang harus dilakukan,” ucapnya.

Lebih lanjut Bupati Ikfina mengungkapkan bahwa pelatihan BLS bukan hanya untuk nakes, tetapi untuk umum. Sebab, semua orang pasti akan mengalami suatu kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan.

“Maka dari itu langkah-langkahnya perlu dipelajari,” jelasnya.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan BLS ini. Menurutnya, selain memberikan keterampilan kepada para anggota pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan, lebih dari itu, orang yang membutuhkan/korban kegawatdaruratan akan mendapatkan bantuan pertama dengan cepat.

“Tolong kegiatan ini diikuti sampai selesai dan di manfaatkan sebaik-baiknya, sehingga akan mendapatkan pengetahuan baru dan skil dan skil ini nanti perlu untuk dibor, sehingga nanti nanti betul-betul terjadi situasi kegawatdaruratan tersebut skil ini bisa dimanfaatkan dengan baik dalam kondisi panjenengan semuanya sudah bisa menguasai diri sehingga bermanfaat bagi orang yang diberikan pertolongan,” pungkasnya.

Turut menghadiri acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra, Asisten 3 Administrasi Umum, Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto.

Responsive Images

You cannot copy content of this page