Kronologi Warga Sidodadi Mijen Semarang jadi Korban Pengeroyokan hingga Tewas

Avatar of Redaksi
IMG 20240904 WA0075
Kompol Sutowo, Kapolsek Mijen. (Ahmad Ali/kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Kapolsek Mijen Semarang, Kompol Sutowo membenarkan bahwa ada warganya yang menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang hingga tewas.

Hal itu dikemukakan Kompol Sutowo dikantornya, Rabu (4/9/2024) siang.

Kapolsek membeberkan, mengetahui kejadian ini setelah mendapatkan laporan dari warga melalui aplikasi Libas, Senin (2/9/2024) sekitar pukul 20.00 WIB. Kemudian, anggota Polsek Mijen meluncur ke lokasi dan mendapati korban sudah babak belur.

“Dari pengakuan orang-orang yang diamankan anggota, mereka merasa tersinggung dengan omongan korban, katanya kalau ngomong kasar, suka ngegas, gak mau dibantah, mau menang sendiri. Tapi masih kita dalami, untuk mengetahui penyebab pastinya. Ini sudah dua hari, kita masih selidiki penyebab dasarnya,” ujarnya.

Dijelaskan Kompol Sutowo, pelaku dan korban pengeroyokan saling mengenal satu sama lainnya. Pemicu korban dikeroyok, diduga karena ada omongan korban yang kemudian menyinggung perasaan pelaku.

Korban bernama Wahyu Triyanto (43), warga Sidodadi Mijen, Semarang. Ia diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang dan nyawanya tidak terselamatkan saat dilarikan ke rumah sakit Permata Medika Semarang.

“Korban mengalami sejumlah luka kepala, wajah dan perut hingga korban mengalami luka lebam, luka terbuka, dan muntah-muntah,” kata Kapolsek.

Kemudian, lanjutnya, ada juga luka bagian dahi, hidung, mata, bawah mulut, lutut dan kaki.

“Korban dibawa ke IGD RS Permata Medika Senin, sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, nyawanya tidak terselamatkan
Korban meninggal Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 05.20,” terang Kompol Sutowo.

Kapolsek menambahkan, ada lima orang yang diamankan, semua warga Sidodadi Mijen.

“Setelah melalui pemeriksaan kemarin, sekarang Ini masuk tahap pengembangan,” pungkasnya. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page