Pedagang Pasar Relokasi Keluhkan Sepi Pembeli, Pemkab Banyuwangi Bakal Evaluasi

Avatar of Redaksi
IMG 20240902 WA0040
Bupati Ipuk saat meninjau pasar relokasi. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Pedagang Pasar Banyuwangi telah sepenuhnya direlokasi ke area Gedung Wanita Paramitha Kencana sebelum pembangunan untuk revitalisasi Pasar Banyuwangi dimulai.

Namun revitalisasi yang telah dimulai dengan pembongkaran dan pemerataan tanah sejak 6 Juni 2024 tersebut molor karena proses tender ulang yang berimbas pada para pedagang.

Beberapa pedagang pasar mengaku penjualan mereka menurun jauh jika dibandingkan dengan saat masih berdagang di lokasi awal.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tak tinggal diam dan melakukan berbagai upaya stimulus untuk keberlanjutan usaha para pedagang.

“Kami berupaya dengan menggiatkan ASN belanja, memberikan fasilitas promosi, itu adalah beberapa upaya yang bisa kami lakukan,” tutur Ipuk, Senin (2/9/2024).

Ke depan, pihaknya akan mengadakan evaluasi lanjutan terkait penyebab maraknya masyarakat yang tidak lagi belanja di pasar dan lebih memilih berbelanja di pedagang sayur keliling atau mlijoan.

“Masyarakat sekarang banyak belanja di mlijoan, ini tren di mana-mana di berbagai daerah. Pasar menjadi sepi karena masyarakat lebih ingin kemudahan, dengan adanya teknologi, masyarakat lebih suka belanja lewat online,” jelas Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie mengatakan bahwa Pemkab Banyuwangi tengah mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Yang sepi adalah pedagang konveksi dan pedagang di sisi utara karena masyarakat lebih suka area sisi selatan dan enggan berjalan lebih jauh,” beberapa Nanin.

Namun Nanin juga mengingatkan bahwa para pedagang juga harus introspeksi diri terkait penyebab pembeli enggan berbelanja ke area mereka.

“Soal kualitas dan harga, pedagang juga harus instropeksi penyebab dan bagaimana untuk menarik pembeli. Nanti akan kami edukasi,” tegasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page