Gunakan Busana Berbahan Limbah Bekas, Siswa SMKN 1 Gelar Jalan Sehat Peduli Lingkungan

Avatar of Redaksi
IMG 20240823 WA0070
Fashion karya siswa jurusan tata busana (TB) SMKN 1 Mondokan yang berbahan sampah (masrikin/kabarterdepan.com)

Sragen, kabarterdepan.com – Menarik apa yang dilakukan ribuan siswa SMK N 1 Mondokan dalam memperingati hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan, mereka mengelar jalan sehat dengan tema penguatan karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan menggunakan busana berbahan limbah bekas, Jumat (23/8/2024).

Implementasi pelaksanan P5 di SMK N 1 Mondokan kali ini mengambil tema peduli lingkungan bersih dengan tujuan untuk meningkatkan kepekaan siswa terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

“Bersaman dengan HUT kemerdekaan kami mengadakan jalan sehat di seputar jalan raya sambil membagikan ratusan temat sampah yang sudah dibuat oleh siswa,” ungkap Mulyadi kepala SMK N 1 Mondokan, Jumat (23/8/2024)

Di acara jalan sehat itu, tambah Mulyadi. Sebagian siswanya juga mengenakan busana yang cukup menarik berbahan dari limbah bekas karya anak- anak jurusan tata busana (TB) SMKN Mondokan.

“Selain pembagian tempat sampah siswa juga menampilkan fashion busana dari bahan bekas atau sampah,” imbuhnya.

Menurutnya, berdasarkan Pedoman Kemendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah sebuah kegiatan yang berfokus pada pendekatan projek untuk memperkuat upaya dalam mencapai kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa projek tersebut dirancang secara terpisah dari kurikulum inti. Tujuan, materi, dan aktivitas pembelajaran dalam projek tidak harus terkait langsung dengan tujuan atau materi pembelajaran dalam kurikulum inti.

“Projek ini dirancang secara terpisah dari kurikulum inti. Tujuan, materi dan aktivitas pembelajaran dalam projek tidak harus terkait langsung dengan tujuan atau materi pembelajaran dalam kurikulum inti,” tambah Mulyadi.

Pelaksanaan P5 dilakukan secara fleksibel dalam hal kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Namun sebagai Institusi pendidikan pihaknya memiliki fleksibilitas untuk melibatkan masyarakat atau dunia kerja dalam perencanaan dan pelaksanaannya.

Sebagai kepala Sekolah SMK N 1 Mondokan, pihaknya berharap kegiatan yang dilakukan kali ini dapat menumbuhkembangkan kreativitas siswa dan pengenalan kepada siswa untuk peduli lingkungan sekitar.

“Kegiatan tersebut diharapkan dapat memotivasi siswa dan pengenalan terhadap masyarakat sekitar tentang kegiatan penerapan kurikulum merdeka program P5 yang sudah dilakukan SMK N 1 Mondokan,” tandasnya.

IMG 20240823 WA0071 1
Jalan sehat peduli lingkungan siswa SMK N 1 Mondokan Sragen berbagi tempat sampah kepada warga.( Masrikin/kabarterdepan.com)

Sementara dari pantauan kabarterdepan.com di lapangan kegiatan jalan sehat yang dilakukan oleh siswa SMK itu mendapat perhatian warga masyarakat setempat.

Apresiasi muncul saat berjalan mengunakan busana dan ratusan poster bertemakan peduli lingkungan, nampak juga para siswa membagikan ratusan tempat sampah kepada warga.

“Hebat, anak anak SMK diajari untuk peduli lingkungan dengan membagikan tempat sampah, dan pemanfaatan daur ulang sampah menjadi busana yang menarik,” ucap Tarno warga kedawung Mondokan. (Masrikin)

Responsive Images

You cannot copy content of this page