
Semarang, Kabarterdepan.com – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang Muhammad Mahsun menegaskan, partainya memutuskan mendukung AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi maju dalam Pilkada Kota Semarang.
Keputusan bulat itu dilalukan PKB setelah melalui berbagai tahapan. Dimulai dari proses pendaftaran, uji kompetensi, seleksi di tingkat DPP PKB, hingga keluar surat rekomendasi, Kamis (8/8/2024).
Yoyok Sukawi yang notabene anggota DPR RI dan CEO PSIS dinilai layak untuk memimpin Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
“Dari sekian kandidat yang dipandang memiliki nilai lebih adalah Mas Yoyok, sehingga diputuskan DPP untuk maju sebagai calon wali kota (Cawalkot) Semarang. Jadi prosesnya berjenjang, dari pendaftaran, uji kompetensi, dan rekomendasi dari DPP,” ujar Mahsun di kantor DPC PKB Kota Semarang, Jumat (9/8/2024).
Menjelang pendaftaran Cawalkot Semarang pada akhir Agustus 2024 nanti, saat ini sudah ada enam partai politik (Parpol) yang sudah sepakat mendukung Yoyok Sukawi. Yakni PKB, Demokrat, PKS, PAN, Nasdem, dan PPP yang tergabung dalam Koalisi Semarang Maju (KSM).
Berbekal dukungan enam Parpol dengan perolehan 20 kursi di DPRD Kota Semarang, Mahsun optimistis, Yoyok Sukawi akan memenangkan kontestasi Pilwakot Semarang 2024 ini.
“DPP memberi rekomendasi itu kan dilihat dari hasil survei. Dan enam partai ini sudah mantap. Kita optimistis dibandingkan dengan calon-calon yang belum muncul,” ucap dia.
Menurut Mahsun, soal pengalaman, sepak terjang Yoyok tidak diragukan lagi, khususnya di parlemen.
“Sebagai calon wakil wali kota (Cawawalkot) yang akan mendampingi Yoyok Sukawi di Pilwakot Semarang, PKB mengusulkan tiga kader potensialnya. Yaitu Sekretaris DPC PKB Semarang, Juan Rama, Ketua Fatayat NU Jateng, Tazkiyatul Muthmainnah, dan pengusaha Ady Setiawan,” tandasnya.
Meski begitu, kata Mahsun, untuk Cawawalkot tetap dibicarakan bersama partai lain di KSM. Selain itu, Yoyok Sukawi juga diajak berdiskusi, menilai, dan menentukan siapa wakil yang cocok untuk mendampinginya di Pilwakot Semarang 2024.
“Proses masih panjang, apabila nanti ada kecocokan atau tidak, sehingga dari rekomendasi itu Mas Yoyok diminta menilai calon wakilnya seperti apa, tentu harus dikomunikasikan dengan partai lain,” pungkas Mahsun. (Ahmad)
