
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta agar sedikitnya 167 peserta bimtek ini dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dan bekerja secara profesional.
Sebab data-data yang akan dikumpulkan nantinya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan para pelaku usaha mikro di Bumi Majapahit.
Hal ini ia sampaikan bimbingan teknis (Bimtek) enumerator penggunaan aplikasi Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Tingkat Kabupaten Mojokerto di aula Hotel Ayola Sunrise Mojokerto, Selasa (6/8).
“Kalau kita memang benar-benar ingin meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Mojokerto, data anda ini akan menjadi pegangan kita menjadi dasar untuk membuat kebijakan-kebijakan,” ujarnya.
Bimtek SIDT yang diinisiasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Mojokerto ini berlangsung 6-7 Agustus 2024. Agenda ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para peserta Bimtek enumerator data tingkat Kabupaten Mojokerto agar dapat menggunakan aplikasi SIDT dengan efektif dan efisien.
Bupati Ikfina juga mengatakan, data usaha mikro memiliki sifat yang dinamis. Sehingga Ia menegaskan, agar enumerator bisa terjun langsung ke lapangan, karena para pelaku usaha dapat menjual berbagai barang untuk menyesuaikan kondisi pasar.
“Saya mohon tolong berikan pada kami data-data yang nyata dan konkrit karena itu nanti akan menjadi dasar buat kami untuk membuat kebijakan-kebijakan dan dampaknya ini akan sangat luas sekali bagi masyarakat kabupaten Mojokerto,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Diskopum Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muhtar mengatakan, terdapat sedikitnya 50 ribu koperasi dan usaha mikro yang tidak berasal dari makanan hasil pertanian dan tidak menetap yang akan menjadi sasaran penataan.
Abdulloh Muhtar juga menambahkan, pendataan ini akan dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan Agustus, September, dan Oktober.
“Dari 50 ribu akan dilaksanakan selama tiga bulan diantaranya Agustus, September, Oktober harus sudah selesai. Kalau dihitung-hitung masing-masing orang diberi target 1 bulan 100 target, sehingga setiap petugas pendata ini selama tiga bulan targetnya 300 target di kali sebanyak 167 petugas jumlahnya ketemu 50 ribu dan mudah-mudahan tercapai 100%,” harapnya. (*)
