KPU Kabupaten Mojokerto Berharap Partisipasi Pemilih Mencapai 90 Persen di Pilkada 2024

Avatar of Redaksi
Media gathering KPH Kabupaten Mojokerto, Senin (29/7/2024). (Redaksi/kabarterdepan.com)
Media Gathering KPU Kabupaten Mojokerto mengharapkan partisipasi pemilih meningkat di Pilkada 2024, Senin (29/7/2024). (Redaksi/kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, kabarterdepan.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto berharap tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto meningkat hingga 90 persen.

Hal itu disampaikan Anggota KPU Kabupaten Mojokerto divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muslim Bukhori dalam kegiatan Media Gathering sosialisasi tahapan Pilkada Kabupaten Mojokerto di Retina Cafe, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/7/2024).

“Angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2020 di Kabupaten Mojokerto mencapai 87 persen. Saya berharap pilkada 2024 bisa meningkat hingga 90 persen, ” ujarnya.

Dipaparkannya, KPU Kabupaten Mojokerto dalam sejarah pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Mojokerto sempat ada sejarah kurang baik, pada tahun 2010 ada insiden pembakaran, dan 2015 ada perusakan baliho pasangan calon. Ia berharap catatan tidak baik itu tidak terjadi di Pilkada 2024.

“Alhamdulillah (Pemilu) yang 2020 sudah kita patahkan, mudah-mudahan di Pilkada 2024, berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Muslim Bukhori.

KPU Kabupaten Mojokerto juga berharap peran media dalam pemberitaan Pilkada dapat menyejukkan suasana. Khususnya menjelang masa pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pada 27-29 Agustus 2024.

Selain itu, KPU Kabupaten Mojokerto juga berharap media dapat mengedukasi masyarakat, termasuk soal larangan-larangan dalam kampanye, antara lain larangan money politic, larangan penyebaran hoax, hingga larangan black campaign.

“Saya berharap dengan Media Gathering ini, media menjadi mitra KPU dalam menyebarluaskan informasi-informasi khususnya tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Mojokerto dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apapun yang berkaitan dengan Pilkada ini,” ujarnya.

Sementara itu, pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) Satintel Polres Mojokerto Ipda Hasim mengatakan, pihaknya siap melakukan pengamanan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Mojokerto.

Ipda Hasim mengaku pihaknya juga sudah melakukan mapping kerawanan Pilkada Kabupaten Mojokerto.

“Polri sudah siap, itu tugas kita, ini serentak dan pengamanannya tidak ada BKO dari Polres lain karena sama-sama menjaga wilayahnya masing-masing,” kata Ipda Hasim.

“Namun kami juga punya personel yang cukup berpengalaman, yakni ada Brimob,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page