
Jakarta, Kabarterdepan.com – Polresta Sidoarjo diganjar penghargaan dari Kemensos RI setelah dinilai serius menangani beberapa kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak.
Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing di Jakarta, Senin (8/7/2024).
“Terimakasih kepada Unit PPPA satreskrim Polresta Sidoarjo atas penanganan beberapa kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada perempuan dan anak, yang merupakan atensi dari Kemensos, KPAI dan masyarakat,” Kata menteri Sosial Tri Rismaharini.
Risma menilai Polresta Sidoarjo respon cepat dalam penegakan hukum terhadap kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak.
“Seperti kasus perbuatan cabul terhadap balita di Sukodono yang dilakukan bapak kandungnya, yang berhasil ditangani Satreskrim Polresta Sidoarjo,” imbuh Risma.
Kasus lain yang menjadi atensi KPAI adalah perbuatan cabul anak di bawah umur yang dilakukan seorang remaja di wilayah Candi, dan beberapa kasus lainnya.
Diganjar penghargaan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menegakkan hukum.
“Kejahatan terhadap kaum rentan dan anak akan menjadi atensi khusus kami,” ujar Kapolresta.
Sebagai bentuk keseiriusan dalam pelayanan, unit PPA Polresta Sidoarjo membentuk ruang pelayanan terpadu Penanganan Kasus Kekerasan pada perempuan dan anak yang di dalamnya melibatkan stakeholder terkait.
Dalam Ruang pelayanan terpadu itu akan mempermudah masyarakat maupun korban kekerasan dan pelecehan seksual pada perempuan dan anak untuk melapor ke polisi.
“Masyarakat kami imbau jangan takut lapor pada polisi bila ada kasus kekerasan pada perempuan dan anak.. Kami selalu siap memberikan perlindungan, kepastian hukum sehingga kasus dapat segera kami selesaikan,” tegas Kapolres.
Selain Polresta Sidoarjo, penghargaan kemensos RI juga diberikan kepada 43 orang perwira TNI, 23 anggota polisi dan seorang guru yang dinilai berdedikasi hingga serta memberikan dukungan penuh terhadap tugas-tugas kemanusiaan. (*)
