
Sragen, kabarterdepan.com – Ritual Larap Slambu (pencucian selambu) di Makam Pangeran Samudro Gunung Kemukus, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah kembali digelar cukup meriah, Minggu (7/7/2024).
Seperti biasa, momentum ritual Larap Slambu dilakukan pada 1 Muharam atau 1 Suro tersebut dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah yang ada di seluruh pelosok Nusantara. Mereka datang untuk menyaksikan prosesi pencucian dan pembilasan kelambu, setelah itu, air bekas yang dipergunakan mencuci slambu akan diperebutkan pengunjung.
Salah satu pengunjung asal kota Cirebon Jawa barat Anita (31) mengungkapkan, dirinya bersama suami sengaja datang pertama kali untuk melihat prosesi ritual Larap Slambu makam Pangeran Samudro Gunung Kemukus, Sragen.
“Saya dan suami baru pertama kali datang ke sini, selain ingin melihat ritual Larap Slambu, saya juga ingin berziarah ke makam beliau pangeran Samudro,” ucapnya.
Anita mengaku, selepas acara prosesi Larap Slambu dirinya diberikan satu botol bekas air mineral yang berisi air bekas pencucian slambu makam Pangeran Samudro.
“Dikasih 1 botol dari Ibu yang berjualan diarea makam untuk oleh oleh,” ungkapnya.
Dikatakan Anita, menurutnya, Ritual larap slambu sendiri mengandung filosofi sebagai wujud syukur dan menyucikan diri dengan air yang didapat dari sumber kehidupan.
“Antusias pengunjung berebut air bekas Larap Slambu sangat menarik, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Semoga mereka dapat berkahnya,” tuturnya.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sragen Joko Hendang Murdono kepada media mengatakan, Festival Budaya Kemukus 2024 diselenggarakan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H.
“Selain acara inti Prosesi Larap Slambu Makam di Pangeran Samudro, juga terdapat Gelaran Festival Budaya Gunung Kemukus,” Ucapnya.
Dikatakan Joko Hendang, event pameran Ekonomi Kreatif, Bazar kuliner dan Live Music telah dilaksanakan selama dua hari tanggal 6-7 Juli 2024, puncak acara inti yakni Prosesi Larap Slambu di Makam Pangeran Samudera
“Puncaknya acaranya tadi, Prosesi Larap slambu mulai dari pelepasan kelambu dan hingga pencucian slambu dihadiri langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang didampingi oleh Wakil Bupati Sragen H. Suroto.”ujar Joko.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, setelah prosesi Larap Slambu, pada sore harinya dilanjutkan ada pertunjukan Kesenian Barongsay Tripusaka dan malam harinya ada kesenian tradisional Kethoprak Humor Sedap Malam yang menghadirkan bintang tamu Momon Bakar.
“Festival Budaya Kemukus kita hadirkan karena melihat animo masyarakat yang sangat antusias di Pesta Rakyat yang diselenggarakan Kabupaten Sragen,” Pungkasnya.
Diketahui, agenda rutin tahunan Festival Budaya Kemukus 2024 dilaksanakan setiap 1 Muharam atau 1 Suro kalender Jawa, Acara yang digelar pengelola wisata serta masyarakat setempat bekerjasama dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sragen
menampilkan berbagai rangkaian kegiatan yang berbeda di setiap tahunnya.
Seperti halnya di tahun ini, acara inti yakni prosesi Larap slambu mulai dari pelepasan kelambu hingga serah terima slambu kembali lagi dilaksanakan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Masrikin)
