Kadin Jember Segera Buka Kantor Layanan Ekspor Produk UMKM

Avatar of Redaksi
Ketua DPC Kadin Jember Abdul Kholik. (Lana/kabarterdepan.com)
Ketua DPC Kadin Jember Abdul Kholik. (Lana/kabarterdepan.com)

Jember, kabarterdepan.com – Kadin Jember akan membuat perusahaan dan mendirikan kantor pelayanan ekspor untuk menampung produk-produk UMKM untuk dijual ke luar negeri.

Hal itu dikatakan Ketua DPC Kadin Jember Abdul Kholik setelah acara sosialisasi ekspor di Kantor DPC Kadin Jember, Rabu (26/6/2024).

“Akan segera kita eksekusi dan mendirikan Kantor pelayanan Eksport” ujarnya.

Dijelaskannya lebih lanjut, potenai produk UMKM Jember cukup besar, baik skala regional, nasional maupun untuk pasar ekspor.

“Melihat informasi yang disampaikan Bea dan cukai Jember akhirnya kami tergerak Kadin Jember untuk menjadi orang tua asuh bagi UMKM Jember yang bisa di ekspor, banyak produk yang bisa diekspor dari penjelasan Bea dan cukai,” ungkapnya.

lebih lanjut Abdul menegaskan pihak Bea Cukai Jember berharap Kadin bisa menjadi bapak asuh UMKM untuk ekspor, karena banyak kendala- kendala UMKM, salah satunya masalah administrasi maupun masalah keuangan.

“Para UMKM akan kita kumpulkan jadi satu, misal kopi, tembakau atau apa, tidak main sendiri- sendiri atau kecil, karena kalau kecil itu ongkos nya mahal, apalagi nanti sertifikasinya juga mahal, ongkos transportasi juga mahal,” ujarnya.

“Jadi di sini itu ingin mengembangkan ekonomi Jember meningkat. Salah satunya menggandeng Kadin agar menjadi bapak asuh UMKM untuk ekspor ke luar negeri,” ungkapnya.

Kadin Jember optimis, setelah mendapat penjelasan dari Bea Cukai terkait pangsa pasar di luar negeri dan kawasan berikat. Kawasan berikat ini adalah Kawasan yang bebas pajak, ini adalah impor tapi tujuannya untuk ekspor

“Banyak pengusaha tembakau domisilinya Jember tapi tembakaunya import dari Brazil, bukan dari Jember dan diberi lebel Jember. karena produksi tembakau di Jember tidak kontinyu, sangat tergantung cuaca , sehingga produksi tidak menentu. Sehingga mereka mengimport tembakau. Kita mendapat bocoran ini dari luar, ini lho peluangnya, mengapa Kadin tidak ngambil peluang itu,” kata Abdul.

Peluang lainnya yang bisa digarap Kadin Jember, kata Abdul, tidak hanya pada tembakau saja, tapi UMKM perajin manik-manik di Jember seperti dari Balung dan Ledokombo bisa dikumpulkan untuk ekspor, juga produk yang lain.

“Dari Ledokombo katanya sudah Eksport manik-manik, padahal barangnya itu sebagian juga impor dari luar dikemas lagi untuk di eksport,” katanya. (Lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page