
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Ada belasan remaja di Sidoarjo, telah dibekali keahlian ilmu permesinan sepeda motor. Mulai dari teknik hingga menengah. Atau, perbaikan ringan, tune up, perbaikan berat yang biasa disebut overhaul.
Sekarang, mereka sudah mahir mengotak-atik mesin motor. Keahliannya pun diakui secara resmi, yang dibuktikan dengan mengantongi sertifikasi lembaga penjamin mutu kompetensi, dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Keahlian dan sertifikasi itu, mereka peroleh dalam kegiatan pelatihan di salah satu bengkel AHAS di Kota Delta (sebutan Kabupaten Sidoarjo). Yang mereka ikuti selama 20 hari.
Selama pelatihan, mereka diajarkan teknik permesinan di ruang kelas. Lalu, mereka melakukan praktek langsung. Setiap peserta, diminta menghidupkan kembali sepeda motor yang mogok, yang disiapkan khusus kegiatan praktek.
Di bengkel AHASS Yussar Motor, Jl. Taman Tiara, Sidoarjo itulah para peserta menimba ilmu. Ada sebanyak 16 peserta, remaja dari 18 kecamatan di Sidoarjo. Ini, rata-rata, mereka adalah remaja yang belum mendapatkan pekerjaan.
“Melalui pelatihan itu, malah mereka bakal bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri, dari keilmuan yang diperoleh di pelatihan ini,” ujar Zahlul Yussar, Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo.
Politisi muda dari Fraksi Demokrat tersebut mengatakan, bahwa pelatihan itu menggandeng Dinas Ketenagakarjaan (Disnaker) Sidoarjo. Dan, implementasi atas dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD. Yang sesuai amanat komisi D DPRD. Salah satunya, mensejahterakan rakyat.
Menurutnya, kegandrungan remaja dalam perkembangan di bidang otomotif, perlu difasilitasi. Salah satunya, memberi keterampilan tambahan tentang bidang otomotif. Sehingga, memberikan peluang bagi masing-masing peserta.
“Dengan keahliannya, mininal bisa membantu warga terdekat yang tengah membutuhkan jasa keahliannya. Dengan begitu, peluang mereka meningkatkan kesejahteraan perekonomian dari skil yang dimiliki,” terang politisi muda, juga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sidoarjo periode 2023-2025 ini.
Sementara, Kabid pelatihan dan Produktivitas Disnaker Sidoarjo Angga Setiawan menyampaikan, pihaknya akan memberi support dan dukungan ditengah bertambahnya angka pengangguran, seusai ada lulusan baru.
“Kesempatan baik ini, agar tak dilewatkan. Mumpung ada yang memfasilitasi,” ujarnya.
Terlebih, kata dia, melihat tren remaja saat ini banyak yang hobi bermain motor. Maka, faslitas atau kesempatan seperti pelatihan itu, agar terus berjalan. Menjadi kesempatan remaja Sidoarjo menambah skil di bidang otomotif.
“Syukur-syukur hobi dan keahliannya dapat dijadikan sumber pencahariannya, kan bagus ya,” pungkasnya. (*)
