Pabrik Pengolahan Bulu Ayam di Jombang Sebar Bau Busuk, Timbulkan Permasalahan Lingkungan

Avatar of Andy Yuwono
WhatsApp Image 2024 06 03 at 11.26.19 AM
Ilustrasi bulu ayam (Unsplash)

Jombang, Kabarterdepan.com – Permasalahan dampak lingkungan seakan diabaikan oleh beberapa perusahaan di Jombang. Termasuk, pabrik pengolahan bulu ayam CV Aisyah Anugerah Mulia di Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Keberadaan pabrik pengolahan bulu ayam CV Aisyah Anugerah Mulia yang diduga milik putra mantan Bupati Jombang tersebut sejak kurang lebih setahun lalu kerap menimbulkan bau busuk.

Hingga warga dusun Grobogan, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Jombang yang dipaksa menghirup polusi bau busuk dari pabrik pengolahan bulu ayam sejak satu tahun lalu memberanikan diri untuk memprotes.

“Bau menyengat yang kami rasakan dari pabrik pengolahan bulu ayam itu sudah terjadi sejak Agustus tahun 2023. Dan itu sangat mengganggu aktivitas kami (warga, red),” kata salah seorang warga berinisial RS.

Bahkan dikatakan warga lainnya, bau yang ditimbulkan akibat aktivitas pabrik pengolahan bulu ayam di Karangpakis, Kabuh, masih terasa hingga jarak sekitar 1,5 kilometer.

“Rumah saya ini di Grobogan, jaraknya dari pabrik sekitar 1,5 kilometer, di depan Kantor Kecamatan Kabuh, dan memang masih sangat merasakan baunya. Apalagi yang dekat dengan pabrik,” tegasnya mengamini pernyataan RS.

Ia pun tidak mempermasalahkan adanya industri pengolahan bulu ayam, karena menyerap tenaga kerja lokal. Namun, warga desa hanya merasa terganggu dengan bau busuk yang ditebar oleh pabrik diduga milik anak mantan bupati Jombang tersebut sejak berdiri tahun lalu.

Kepala desa Karangpakis Joko Risdianto mengatakan, apa yang dirasakan oleh warga terkait polusi bau busuk yang ditimbulkan pabrik pengolahan bulu ayam memang benar adanya.

Perkembangan industri di wilayah Kabupaten Jombang saat ini mulai bergeliat. Banyak pabrik baru bermunculan di wilayah kawasan Kota Santri bagian selatan.

Akan tetapi, perkembangan kawasan industri di wilayah Kabupaten Jombang bagian utara tidak dibarengi dengan analisa dampak lingkungan serta penegakan peraturan dari pemerintah daerah (pemda) setempat.

Dampak negatif yang sering kali terjadi yaitu pencemaran lingkungan. Jika keberadaan industri tidak dikelola dengan baik, sering kali mengakibatkan polusi air, udara, tanah yang berbahaya bagi makhluk hidup di sekitar kawasan industri.

Diungkapkannya, bau busuk dari pabrik pengolahan bulu ayam sudah dirasakan oleh warganya sejak setahun belakangan.

“Kalau bau yang sangat menyengat memang ada, dan saya juga tidak mengada-ada. Makanya kami gelar mediasi pada 17 Mei lalu agar ada solusi,” kata Joko, Jumat (31/5/2024). (Rebeca)

Responsive Images

You cannot copy content of this page