Dua Hari, Warga Mojokerto Digemparkan Penemuan Kerangka Manusia di Tengah Sawah

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2024 05 13 at 1.13.39 PM
Petugas dan relawan mengevakuasi. (Redaksi Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Warga di Dusun Twiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto digemparkan dengan penemuan sesosok kerangka manusia yang berada di tengah-tengah area persawahan, Sabtu (11/5/2024) kemarin malam.

Kerangka manusia itu awalnya ditemukan oleh Asmoro warga Desa Watukenongo yang sedang mencari burung liar di lokasi dan melihat terdapat sosok kerangka yang awalnya dikira mirip hewan.

“Nemuin tadi kerangka manusia tinggal tulang sama kepalanya terpisah sekitar 2 meter,” kata Asmoro di lokasi.

Ia pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Mojosari. Polisi yang datang dari Inafis Polres Mojokerto langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasinya ke kamar jenazah rumah sakit dr Soekandar Mojosari.

Dari hasil penyelidikan, jasad tersebut disinyalir merupakan salah seorang lansia warga Desa Seduri yang dikabarkan meninggalkan rumah sejak 17 April 2024 silam.

Hingga akhirnya polisi melakukan autopsi terhadap jenazah korban ke rumah sakit Bhayangkara Porong-Sidoarjo bersama sanak keluarganya.

Usai dilakukan autopsi, polisi menyimpulkan jika kerangka manusia itu ialah Sunyoto (80) warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari yang telah pikun dan kerap hilang keluar rumah.

Hingga akhirnya polisi pun menyerahkan jasad tersebut ke keluarganya untuk dimakamkan ke tempat pemakaman umum setempat.

Berselang sehari, sesosok mayat pria ditemukan juga di area persawahan Dusun Balongwaru, Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Minggu (12/5/2014) pagi.

Mayat yang tinggal tulang belulang itu diduga merupakan warga setempat yang dilaporkan hilang sekitar dua bulan lalu.

Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 07.00 oleh Catur Muji Santoso, warga setempat. Ketika itu, Catur bersama rekannya sedang memanen tebu. Dia justru dikejutkan adanya kerangka mayat saat menebang tebu.

Kapolsek Puri AKP Sugeng Hari Marhanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Menurut Kapolsek, pihaknya telah mendapatkan laporan orang hilang pada 4 Maret 2024 lalu.

“Identitas sementara korban atas nama Kadis, 71, warga Dusun Jetak, Desa Balongmojo. Terakhir kondisi korban sudah mengalami penurunan ingatan atau pikun,” kata Kapolsek.

Hal ini dikuatkan dengan beberapa barang bukti yang masih dikenali oleh sanak keluarganya, diantaranya sehelai kaos warna biru, karung warna putih, dan karet gelang di tangan kiri korban.

“Dari pemeriksaan sementara ini tidak ditemukan indikasi kekerasan,” pungkas Kapolsek.

Selanjutnya, jasad kerangka manusia itu diserahkan langsung ke keluarganya agar segera disemayamkan. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page