
Kota Batu, kabarterdepan.com – Pemkot Batu bakal membangun Sirkuit Tumtrack untuk olahraga bersepeda di lapangan Songgo Maruto, Kelurahan Songgokerro, Kecamatan Batur, Kota Batu.
Sirkuit itu rencananya dibangun dengan panjang 2,5 kilometer dengan elevasi 800 dplt flat.
Langkah ini sebagai wujud komitmen kuat Pemkot Batu untuk mendukung perkembangan cabang olahraga bersepeda, terutama dalam bidang BMX dan downhill.
Penegasan ini merupakan hasil dari peninjauan langsung yang dilakukan oleh tim bersama Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai bersama tim, Senin (31/4/2024).
Berkaitan dengan hal itu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, dengan tegas membantah klaim bahwa Pemerintah Kota Batu tidak mempedulikan perkembangan cabang olahraga bersepeda.
Pj Wali Kota Baru menyatakan, pihaknya juga sudah siap untuk cabang olahraga sepeda downhill selain BMX untuk Porprov.
“Ya, ini menunjukkan komitmen yang kuat dari Pemerintah Kota Batu dalam memperluas cakupan dukungan kami terhadap olahraga bersepeda,” ujar Aries.
Masih kata Aries, salah satu poin penting yang disoroti adalah kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai sirkuit untuk BMX dan cabang olahraga lainnya, serta ketersediaan dana.
Tak hanya itu, Aries menegaskan bahwa semua persiapan telah dilakukan, termasuk anggaran yang telah disiapkan sejak awal.
Pertanyaan retoris yang diajukan oleh Pj Wali Kota Batu Aries, apakah selama ini pihaknya tidak perduli, itu adalah salah karena Pemkot Batu sangat mendukung sekali.
“Terus apa yang dianggap pemerintah tidak peduli?” menjadi refleksi atas upaya konkret yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Batu dalam mendukung pengembangan cabang olahraga bersepeda,” sebutnya.
Dirinya menambahkan, membangun sirkuit Tumtrack bukan hanya tentang membangun fasilitas fisik semata, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan olahraga bersepeda.
“Tentunya dengan adanya sirkuit yang memadai, para atlet bersepeda dari Kota Batu dan sekitarnya akan memiliki tempat yang sesuai untuk melatih kemampuan mereka dan berkompetisi di tingkat regional maupun nasional,” papar Aries.
Selain itu, masih kata Aries, pembangunan sirkuit Tumtrack juga dapat menjadi magnet bagi para pencinta olahraga bersepeda dari luar kota untuk datang dan berpartisipasi dalam acara-acara yang diselenggarakan di sirkuit tersebut.
“Ini tidak hanya akan meningkatkan eksposur Kota Batu sebagai tujuan olahraga, tetapi juga akan memberikan dorongan ekonomi melalui peningkatan pariwisata dan perdagangan lokal,” urai Aries.
Aries menegaskan kembali, bahwa pembangunan sirkuit Tumtrack di lapangan Songgo Maruto bukan hanya sekadar proyek konstruksi saja, akan tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mengembangkan potensi olahraga bersepeda di Kota Batu.
“Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batu, diharapkan bahwa sirkuit ini akan menjadi pusat kegiatan olahraga bersepeda yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat dan para pecinta olahraga di seluruh Indonesia,” tukas Aries.
Menurutnya, langkah dari Pemerintah Kota Batu dalam membangun sirkuit Tumtrack di Lapangan Songgo Maruto merupakan bukti konkret dari komitmen Pemkot Batu utamanya dalam mendukung pengembangan cabang olahraga bersepeda yang dimaksud.
“Serta membuktikan bahwa Pemkota Batu telah siap dan peduli terhadap perkembangan olahraga di Kota Batu, dimana salah satunya cabor bersepeda,” pungkas Aries. (Yan)
