Penyebab Pj Bupati Kampar Dicopot

Avatar of Jurnalis: Muzakki
Menteri Dalam Negeri RI, Tito Carnavian. (Kemendagri.go.id)
Menteri Dalam Negeri RI, Tito Carnavian. (Kemendagri.go.id)

Riau, kabarterdepan.com – sejumlah Penjabat (Pj) Kepala Daerah dicopot oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Salah satunya Pj Bupati Kampar, Riau, Firdaus. Ia dicopot dari jabatannya karena diduga tak netral menjelang Pemilu 2024.

“Setelah kita evaluasi betul informasi-informasi itu, otomatis kita ganti dan bukan hanya Kampar. Ada beberapa yang laporan masyarakat yang kita dicek oleh inspektorat benar, ada bukti-buktinya, ya kita ambil langkah tegas,” kata Tito kepada wartawan di Media Center Indonesia Maju, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2023).

Salah satu alasan mencopot Pj Bupati Kampar disebut Tito karena diduga tidak netral menjelang Pemilu 2024.

“(Kalau yang Kampar betul tidak netral?) Salah satunya, salah satu alasannya adalah itu,” tambahnya.

Secara menyeluruh, Tito menyebut pihaknya melakukan evaluasi terhadap 112 pejabat daerah terkait persoalan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Di mana, 59 pejabat daerah di antaranya mendapatkan rapot merah.

“Laporan-laporan masuk tentang ada yang tidak netral, yang sudah viral di video segala macam ya memang ada. Makanya kita ya mengambil langkah untuk melakukan penggantian karena juga banyak komplain, komplain dari partai-partai politik, kemudian komplain dari peserta pemilu, apalagi nanti mau ada Pilkada juga,” ucap Tito.

Pencopotan Pj Bupati Kampar itu sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-6598 Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Bupati Kampar.

Selain memberhentikan Firdaus, Tito Karnavian juga mengangkat Hambali sebagai Pj Bupati Kampar.

Sementara itu Firdaus mengaku, jika dirinya sudah melihat surat tersebut. Firdaus juga mengaku, jika sebelumnya ia telah menjalani evaluasi kedua sebagai Pj Bupati Kampar. Hanya saja ia belum mengetahui hasilnya.

“Memang bulan November kemarin saya dievaluasi kedua. Kita tidak tahu hasilnya. Makanya saya juga tidak tahu alasannya,” sebutnya.

Bahkan terkait pengganti merupakan Sekda Kabupaten Kampar Hambali, Firdaus juga mengetahui dari surat yang beredar. Karena proses penunjukannya ia tidak mengetahui.

“Kalau itu saya tidak tahu. Saya tahunya dari surat yang beredar itu,” tukasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page