Pemadaman Listrik di Mandangin Sampang Disebut Jadi Surga Maling

Avatar of Redaksi
sampang
Pulau Mandangin Sampang. (istimewa)

Sampang, KabarTerdepan.com – Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, kembali menjadi sorotan akibat pemadaman listrik berlarut-larut yang berlangsung hampir tiga bulan.

Kondisi gelap gulita di malam hari ini dimanfaatkan oknum pencuri untuk beraksi, menyebabkan sejumlah warga kehilangan barang berharga mulai dari solar, timah, baling-baling kapal, LPG, hingga emas dan karpet.

Menurut Doni, warga asal Mandangin yang kerap menyampaikan keluhan masyarakat, banyak penduduk bercerita langsung kepadanya bahwa aksi pencurian meningkat drastis sejak listrik sering padam di malam hari.

“Beberapa masyarakat bahkan bercerita ke saya kalau barang-barangnya hilang akibat pemadaman listrik di malam hari yang berlangsung hampir 3 bulan,” ujar Doni kepada kabarterdepan.com, Sabtu (28/2/2026).

Daftar Barang Hilang di Mandangin Sampang

Beberapa barang yang raib digondol maling meliputi solar, baling-baling kapal LPG, timah, emas, cincin, serta barang rumah tangga lainnya. Berikut daftar sebagian warga yang sempat mengeluhkan kehilangan barang di Pulau Mandangin:

  1. Orang tua Ustadz Moch. Imron: Emas Mekah 15 gram.
  2. Bapak Asmarah (Juragan KM Manggis): Kehilangan timah, solar, dan jaring purse seine (pukat cincin).
  3. H. Arbei (Juragan KM Pandwa): Kehilangan timah.
  4. Abd. Gani: Kehilangan solar dan baling-baling.
  5. Bapak Ratimin: Kehilangan solar.
  6. Mbak Iyul: Sarung 8 lembar dan hambal atau karpet.

Kabarterdepan.com juga menanyakan kepada warga apakah sudah membuat laporan ke aparat penegak hukum (APH) atau pemerintah desa setempat. Namun, sebagian masyarakat enggan melapor.

WhatsApp Image 2026 02 28 at 11.13.10 AM
Doni salah satu masyarakat Pulau Mandangin (fais/kabarterdepan.com)

“Ujung-ujungnya tidak dapat ditangkap juga malingnya,” ujar Doni mengutip keluhan warga.

Menindaklanjuti maraknya aksi kriminalitas di Pulau Mandangin, kabarterdepan.com mengonfirmasi langsung ke Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.

AKP Eko menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian pencurian ke Polsek atau Polres Sampang.

“Terkait maling yang tidak ditangkap, itu tidak benar. Kita menerima semua laporan yang ada di masyarakat dan kita tindaklanjuti,” tegas AKP Eko Puji Waluyo.

Ia menambahkan, Polres Sampang telah menangani beberapa kasus pencurian di wilayah tersebut, termasuk salah satu kasus tindak pidana pencurian di Pulau Mandangin yang menyebabkan kerugian hingga Rp50 juta.

“Kalau saksi dan bukti kita kantongi jelas, Polres Sampang akan tindak,” ucapnya.

Pemadaman listrik di Pulau Mandangin yang berlangsung lama ini telah menjadi isu krusial bagi ribuan warga setempat, terutama menjelang dan selama Ramadan 2026.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memicu peningkatan kriminalitas akibat minimnya penerangan di malam hari. (Fais)

Penulis: FaisEditor: Lintang

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page