2 Pelajar Tewas dalam Tabrakan Maut di Porong, Xenia Diduga Masuk Jalur Lawan dan Hantam Motor

Avatar of Redaksi
tabrakan
Anggota Polresta Sidoarjo saat olah TKP di jalan lajuk, porong, Sidoarjo. (Polresta Sidoarjo for Kabarterdepan.com)

Sidoarjo, KabarTerdepan.com – Upaya mendahului kendaraan di jalur berlawanan berujung tragedi di Jalan Raya Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Dua pelajar meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan frontal dengan sebuah mobil pada Rabu (25/2/2026) malam.

Kronologi Tabrakan Maut

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, tepat di depan SPBU Lajuk. Kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi W 1726 WD yang dikemudikan A.M., warga Pasuruan, melaju dari arah timur ke barat.

Pengemudi Xenia diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Astrea Grand Nopol L 4852 SQ yang dikendarai MDR (17), pelajar asal Porong, berboncengan dengan ABF (18), pelajar asal Gempol.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan. Benturan keras membuat kedua pelajar terpental dan mengalami luka berat.

Mobil Xenia yang terlibat kecelakaan juga oleng ke kiri, lalu menabrak truk Nopol S 8216 JM yang berada di belakangnya dan melaju searah.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi. Kedua korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa keduanya tidak tertolong. MDR dan ABF dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang diderita dalam kecelakaan tersebut.

WhatsApp Image 2026 02 26 at 10.29.30 AM

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, menegaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan kejadian.

“Kami bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan,” jelasnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, penyidik masih mendalami kronologi pasti kejadian, termasuk dugaan pelanggaran lalu lintas yang menjadi pemicu kecelakaan.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua pelajar tersebut.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Kasus kecelakaan tersebut kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses hukum lebih lanjut. (Azies)

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page