
Otomotif, Kabarterdepan.com – Saat mudik, berat kendaraan Anda akan bertambah secara signifikan. Gabungan antara berat penumpang (ayah, ibu, anak, kakek) ditambah tumpukan kardus oleh-oleh di bagasi akan menekan sistem suspensi hingga batas maksimal.
Di sinilah kualitas kaki-kaki diuji. Jika komponen ini lemah, mobil akan terasa limbung (melayang) saat dipacu di jalan tol dan sangat tidak stabil saat bermanuver.
Memastikan bagian kendaraan yang harus dicek agar mudik aman di sektor kaki-kaki adalah kunci agar keluarga tidak mual dan mobil tetap dalam kendali penuh pengemudi.
Daftar Bagian Kaki-kaki Mobil yang Perlu Dicek
1. Shockbreaker: Peredam Kejut yang Bocor
Langkah pertama, tengoklah kolong mobil Anda. Perhatikan batang besi shockbreaker. Jika terlihat ada rembesan oli yang basah dan debu yang menempel tebal, itu tandanya seal sudah bocor.
Shockbreaker yang mati tidak akan mampu meredam ayunan mobil. Efeknya? Mobil akan “mental-mentul” saat melewati jalan bergelombang, yang berisiko membuat ban kehilangan traksi dan penumpang pusing karena guncangan berlebih.
2. Bushing Arm dan Ball Joint: Menjaga Stabilitas
Pernah mendengar suara “gluduk-gluduk” saat melewati jalan rusak atau polisi tidur? Itu adalah tanda bushing arm (karet penyangga) atau ball joint sudah pecah atau aus.
Komponen ini sangat krusial sebagai bagian kendaraan yang harus dicek agar mudik aman karena fungsinya menjaga roda tetap pada posisinya.
Jika sudah oblak, mobil akan terasa lari ke kanan atau kiri, yang tentu sangat melelahkan bagi tangan pengemudi selama perjalanan 10 jam.
3. Tie Rod dan Long Tie Rod: Presisi Setir
Komponen ini menghubungkan setir dengan roda. Jika tie rod sudah lemah, setir akan terasa memiliki “spasi” atau tidak presisi.
Dalam kecepatan tinggi di jalan tol, ketidakpresisian ini sangat berbahaya karena mobil tidak merespons gerakan setir dengan cepat saat Anda ingin menghindari rintangan secara mendadak.
4. AC Mobil: Penjaga Mood Selama Kemacetan
Jangan biarkan AC mobil Anda “setengah dingin” sebelum berangkat. Bayangkan terjebak macet 5 jam di jalur Pantura tanpa AC yang prima—itu adalah resep sempurna untuk pertengkaran keluarga di dalam mobil.
Periksa filter kabin; jika sudah kotor dan berdebu, aliran udara akan terhambat dan bau tidak sedap akan muncul. Mintalah bengkel untuk mengecek tekanan freon agar pendinginan tetap maksimal meskipun matahari sedang terik-teriknya.
5. Wiper Fluid dan Karet Pintu
Karet pintu yang sudah keras atau getas bisa menyebabkan suara angin (wind noise) masuk ke dalam kabin di kecepatan tinggi, yang sangat mengganggu ketenangan.
Selain itu, pastikan tabung air wiper terisi penuh. Gunakan cairan khusus wiper agar lemak dan kotoran dari asap truk di depan Anda bisa luruh seketika, menjaga pandangan tetap jernih.
Ingat, Jangan pernah berkompromi dengan waktu persiapan. Lakukan pengecekan minimal dua minggu sebelum hari keberangkatan agar jika ada sparepart yang perlu dipesan, Anda tidak terburu-buru.
Mudik adalah momen sakral setahun sekali. Pastikan kendaraan Anda menjadi sarana kebahagiaan, bukan sumber masalah di perjalanan. (Rawi)
