Dua Wartawan KabarTerdepan.com jadi Korban Tabrak Lari Truk Box di Dlanggu Mojokerto

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Sopir dan kenek truk box yang tidak bertanggungjawab usai tabrak lari. (Redaksi/kabarterdepan.com)
Sopir dan kenek truk box yang tidak bertanggungjawab usai tabrak lari. (Redaksi/kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.com- Dua wartawan kabarterdepan.com jadi korban tabrak lari truk box di jalan raya Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jumat (20/2/2026).

Usai insiden tabrakan, sopir truk melarikan diri. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua wartawan kabarterdepan.com pengendara sepeda motor mengalami luka setelah ditabrak dari belakang oleh truk box yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Kronologi Tabrak Lari

Kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai E melaju dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per jam. Dari arah belakang, sebuah truk box datang dengan laju kencang dan langsung menghantam kendaraan korban hingga oleng di badan jalan.

“Saya mengendarai motor dengan kecepatan 30 kilometer, lalu saya ditabrak dari belakang sama truk box dengan kecepatan yang sangat cepat. Tangan saya mengenai bagian depan truk dan kepala saya kebentur spion truk,” ujar E.

Benturan keras membuat korban dan pemboncengnya terpental. Bagian kaki dan kepala pembonceng juga mengalami benturan akibat kerasnya tabrakan tersebut.

“Dan saya yang dibonceng, kaki saya mengenai bemper truk dan kepala saya juga terbentur spion truk,” ujar I.

Usai menabrak, sopir truk box tidak menghentikan kendaraannya. Truk tersebut justru melaju meninggalkan lokasi kejadian, meski korban dalam kondisi kesakitan di tengah jalan raya yang cukup ramai dilintasi kendaraan.

“Lalu saya kejar truk yang menabrak saya dengan rasa kesakitan sehabis ditabrak, saya kejar sampai tiga kilometer hingga empat kilometer dan truk itu bisa berhenti, namun sopir truk cuma mengatakan saya ngantuk dan tidak konsen,” ujar I.

Sopir Truk Tidak Bertanggung Jawab

Setelah berhasil dihentikan, sopir truk hanya memberikan alasan singkat tanpa menunjukkan itikad baik untuk membantu korban mendapatkan perawatan medis. Sikap tersebut dinilai korban sebagai bentuk ketidakbertanggungjawaban atas kecelakaan tabrak lari yang telah terjadi.

“Si sopir cuma bilang begitu saja tidak membawa saya berobat atau bagaimana, malah langsung kabur lagi,” ujar I.

Korban juga menyebutkan nomor polisi kendaraan truk box yang menabrak, yakni L 8088 UAA.

Hingga berita ini ditulis, korban berharap ada tindak lanjut dari sopir truk untuk bertanggungjawab agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(Redaksi)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page