
Kabarterdepan.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali membuka program mudik lebaran gratis untuk ramadan tahun 2026. Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan menyiapkan kuota untuk 11 ribu orang dengan tujuan ke berbagai daerah di Jawa Timur.
Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai armada untuk para pemudik, yang terdiri dari 100 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), 25 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), dan 75 bus stakeholder.
Baca juga: Tol Jombang Macet, Truk Boks Muatan Kompresor Terjungkal ke Parit
“Untuk bus kita siapkan total 200 bus ya dengan kapasitas 8000 orang. Angkutan lebaran ini akan beroperasi selama 16 hari,” kata Nyono, Jumat (20/2/2026).
Nyono menambahkan selain menyediakan angkutan mudik lebaran gratis, Dishub Jatim juga menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor bagi para pemudik. Hal ini dilakukan untuk mengurangi angka kemacetan di jalur mudik.
Berdasarkan data tahun sebelumnya dengan adanya fasilitas pengangkut sepeda motor ini angka kecelakaan dapat dikurangi sebesar 3 hingga 5 persen selama masa mudik. Fasilitas pengangkutan sepeda motor ini melayani 6 wilayah tujuan yakni Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Jember, Banyuwangi.
“Selain itu dengan adanya fasilitas ini pemudik tetap dapat menggunakan kendaraannya untuk berkeliling di kampung halaman,” tambahnya.
“Untuk skemanya pemudik naik bis, lalu motornya diangkut naik truk ke tempat tujuan. Ini berguna menekan angka kecelakaan motor yang tinggi,” imbuhnya.
Dishub Jatim Sediakan 3000 Kursi Jalur Laut
Tidak hanya angkutan darat, Dishub Jatim juga menyediakan 3000 kursi untuk pemudik yang akan menggunakan jalur laut. Untuk pendaftaran sendiri akan dibuka secara online pada 2 hingga 5 Maret 2026 bagi angkutan darat. Sementara untuk pendaftaran offline rencananya dibuka pada 8 Maret 2026.
“Untuk pendaftaran angkutan laut akan dibuka pada 8 Maret 2026. Untuk kuota angkutan laut sekitar 3000 orang,” pungkasnya.
