Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Gubernur Khofifah Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Gondang

Avatar of Redaksi
Jembatan Bubak Mojokerto
Peresmian jembatan Bubak di Kecamatan Gondang. (Redaksi)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Peresmian Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Jembatan yang sempat terputus akibat banjir tersebut kini kembali difungsikan, menghubungkan aktivitas warga sekaligus memulihkan denyut perekonomian antarwilayah.

Jembatan rangka baja standar ini memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar 7 meter, dengan nilai pembangunan sekitar Rp13 miliar. Kehadirannya menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas, kelancaran distribusi barang, hingga mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.

“Momentum peresmian terasa istimewa karena bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga hadirnya Jembatan Bubak menjadi simbol penguatan silaturahmi, memperlancar akses masyarakat untuk beribadah, bekerja, berdagang, beraktivitas, sekaligus menjadi berkah bagi seluruh warga Gondang dan Kabupaten Mojokerto,” ungkap Khofifah, Kamis (19/2/2026) malam.

Pembangunan jembatan bermula dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Bupati Mojokerto Gus Barra setelah akses penghubung terputus diterjang banjir. Menindaklanjuti hal itu, Gubernur Khofifah segera menginstruksikan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengecekan lapangan sekaligus mempercepat proses pembangunan.

“Alhamdulillah seminggu kemarin Jembatan Bubak selesai pengerjaan 100 persen,” ungkapnya.

Khofifah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga membangun konektivitas, harapan, dan masa depan masyarakat. Menurutnya, Jembatan Bubak membawa optimisme baru, bukan hanya bagi dua desa yang terhubung, melainkan juga dalam aspek budaya, pendidikan, sosial, hingga pergerakan barang dan jasa.

“Ketika ada harapan baru, hidup baru, sumber ekonomi baru maka semua bahagia,” ungkapnya.

Jembatan Bubak Jadi Ikon Baru

WhatsApp Image 2026 02 20 at 1.50.01 PM 1

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Bubak dinilai tepat sasaran karena berdampak langsung pada peningkatan perputaran ekonomi dan kesejahteraan warga. Proyek yang dikerjakan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur bersama Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto itu dirancang tidak hanya kokoh dan fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika.

“Kita melihat bersama Jembatan Bubak menjadi ikon dan magnet baru wilayah Gondang. Bahkan saya mendapatkan laporan bahwa kawasan ini telah berkembang menjadi pusat kegiatan baru masyarakat, termasuk tumbuhnya pelaku UMKM di sekitarnya,” tuturnya.

Khofifah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jembatan tersebut. Ia mengingatkan agar kebersihan dan keindahan tetap terjaga serta terhindar dari aksi vandalisme dan tindakan yang merusak fasilitas umum. Menurutnya, tanggung jawab pemeliharaan merupakan kewajiban bersama, bukan hanya pemerintah daerah.

“Tolong dijaga pemanfaatan jembatan ini karena milik bersama, lalu dijaga kebersihan sampahnya termasuk sampai proses pemagaran kanan kiri berlangsung aman dan nyaman sehingga jembatan bisa dinikmati oleh masyarakat Mojokerto,” jelasnya.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur sehingga jembatan yang dinantikan warga Desa Gondang dan Kebontunggul akhirnya dapat diresmikan.

“Tahun 2024 bencana banjir membuat jembatan terputus sehingga warga pesimis. Namun, akhirnya jembatan Bubak dibangun dan selesai. Tentu hal ini tidak hanya menjadi penghubung tetapi menjadi ikon baru bagi UMKM di Kecamatan Gondang,” jelasnya.

Kepala Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang, Siandi, juga mengungkapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah dan Bupati Mojokerto atas diresmikannya Jembatan Bubak yang kini kembali menghubungkan dua desa dan mendorong peningkatan nilai ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Semoga jembatan Bubak memberikan nilai manfaat bagi masyarakat Mojokerto,” ungkapnya.

Rasa syukur turut disampaikan warga. Ustumawuh, warga Desa Gondang, menyampaikan terima kasih atas pembangunan kembali jembatan tersebut yang kini mempermudah akses masyarakat.

“Senang sekaligus bersyukur jembatan Bubak sudah bisa digunakan lagi karena dulu hanya bisa dilewati sepeda motor. Terima kasih Gubernur Khofifah, Bupati Muhammad Al Barra,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Miftahul Huda, warga Desa Gondang, yang mengapresiasi pembangunan Jembatan Bubak karena membawa manfaat besar bagi masyarakat.

“Alhamdulillah jembatan Bubak ditunggu masyarakat. Sangat bagus di luar ekspektasi kita sehingga membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat desa Gondang dan sekitarnya,” tuturnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page