Sinopsis Film Asrama Putri: Misteri Dendam Masa Lalu yang Menghantui Kampus di Bogor

Avatar of Lintang
asrama putri
Film Asrama Putri. (Cineplex21)

Hiburan, Kabarterdepan.com — Asrama Putri, film horor terbaru produksi Puras Production, secara resmi mulai menghantui layar bioskop di seluruh Indonesia sejak Kamis, 19 Februari 2026.

Karya besutan sutradara Wishnu Kuncoro ini diangkat dari kisah nyata yang sempat viral di media sosial, dengan latar belakang sebuah universitas di Kota Bogor.

Film ini menjanjikan kombinasi mencekam antara fenomena supranatural dengan sisi gelap kehidupan kampus yang jarang terungkap ke permukaan.

Sinopsis Film Asrama Putri

Cerita film diawali dengan kedatangan Mia (Mawar Butterfly), seorang dosen baru yang baru saja memulai tugasnya di kampus tersebut. Kehadirannya secara tidak sengaja bertepatan dengan rentetan peristiwa kesurupan yang dialami oleh sejumlah mahasiswi.

Meski situasi sempat terkendali di bawah penanganan Liza (Monique Henry) selaku Rektor, dampak psikologis dan metafisika dari peristiwa tersebut terus membekas.

Salah satu mahasiswi yang terdampak paling parah adalah Loly (Nadya Ulya). Loly, yang tinggal satu kamar dengan Gwen (Dea Annisa) di asrama putri, mendadak menjadi sangat sensitif dan rentan terhadap gangguan makhluk halus. Kondisi ini menjadi awal dari teror panjang yang mengubah suasana asrama yang tenang menjadi mencekam.

Di balik gangguan gaib tersebut, Asrama Putri juga menyoroti problematika sosial yang mengganggu integritas lingkungan pendidikan.

Terungkap adanya praktik bisnis prostitusi terselubung yang dijalankan oleh Miko (Bima Prawira) dan Beny (Surya R Kusumah), yang menambah beban penderitaan para mahasiswi di kampus tersebut.

Keadaan semakin tidak terkendali dengan kemunculan sosok Sally (Naswa Auliya), hantu perempuan dengan rupa menyerupai manusia yang membawa petaka.

Kehadiran Sally bukan sekadar menakuti, melainkan berujung pada kematian para korban yang berada di sekitarnya. Hal ini memaksa Gwen dan Mia untuk bekerja sama menelusuri akar masalah guna menghentikan kutukan yang sedang berlangsung.

Pencarian fakta yang dilakukan Gwen dan Mia membawa mereka pada penemuan sebuah buku harian lama yang diduga kuat milik Sally.

Catatan tersebut mengungkap tabir masa lalu yang kelam mengenai hubungan emosional Sally dengan seorang dosen bernama Lazuardi (Samuel Rizal).

Kisah cinta yang semula tulus ternyata berubah menjadi kebencian mendalam yang dibawa Sally hingga akhir hayatnya.

Hubungan masa lalu inilah yang menjadi kunci utama untuk memahami mengapa Sally terus menghantui asrama dan siapa saja yang menjadi target dendamnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page