
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas Jalan Raya Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Insiden ini menyebabkan satu truk gandeng terguling dan menimpa sepeda motor, serta mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi mengalami kepadatan, Kamis (19/2/2026) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.
Kronologi Kecelakaan Truk Gandeng
Kanit Gakum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk gandeng bernomor polisi AG 8806 UM yang dikemudikan Supri, warga Kabupaten Kediri, melaju dari arah Bangsal ke arah Mojokerto dengan muatan sekitar 50 ton pakan ternak.
“Jadi kendaraan gandeng melaju dari arah timur menuju ke barat. Diperkirakan pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak truk hijau,” ungkapnya di lokasi.
Truk gandeng tersebut kemudian menabrak kendaraan lain di jalur berlawanan yakni dump truk bernopol B 9791 CQA yang dikemudikan Agus Minto, warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, bermuatan tanah.

Tak berhenti di situ, truk kembali menghantam truk bermuatan yang dikemudikan Mandala Putra, warga Kecamatan Alumsari, Kabupaten Jepara.
Akibat benturan beruntun tersebut, truk gandeng akhirnya terguling dan menimpa sepeda motor Yamaha Nmax bernopol W 5638 XS yang dikendarai Fakur, warga Kota Mojokerto.
“Setelah itu terus menabrak truk yang ada di depannya hingga akhirnya terguling dan menimpa kendaraan roda dua,” tambah Beni.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir truk gandeng mengalami luka di bagian wajah dan telah mendapatkan penanganan medis untuk observasi lebih lanjut. Sedangkan sang kernet mengalami luka di kepala dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Sidowaras.
“Kondisi sopir truk gandeng mengalami luka di wajah. Belum ada laporan luka serius. Namun masih dalam pemeriksaan,” jelasnya.
Pantauan di lokasi kejadian, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan cukup panjang. Petugas Satlantas Polres Mojokerto langsung melakukan pengaturan dan pengalihan arus guna mengurai kepadatan.
“Kami lakukan pengalihan arus. Kendaraan roda enam di Simpang Tiga Pacing dan Simpang Tiga Pasinan diarahkan belok ke selatan,” pungkasnya.
