Reses DPRD Kota Bekasi, Infrastruktur dan Banjir Jadi Aspirasi Dominan Warga Dapil V

Reses DPRD Kota Bekasi, Infrastruktur dan Banjir Jadi Aspirasi Dominan Warga Dapil V
Reses DPRD Kota Bekasi, Infrastruktur dan Banjir Jadi Aspirasi Dominan Warga Dapil V

Bekasi, kabarterdepan.com – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi Golkar – Solidaritas, Faisal S.E, telah menyelesaikan kegiatan Reses I Tahun 2026 yang berlangsung dari tanggal 12 hingga 17 Februari 2026 di wilayah Dapil V yang mencakup Kecamatan Pondok Gede dan Bekasi Barat. Selama lima hari pelaksanaan reses, ratusan aspirasi dari masyarakat telah berhasil ditampung dan akan diperjuangkan untuk direalisasikan pada tahun 2027 mendatang.

Baca juga: Ribuan Warga Sidoarjo Terima Bansos dari Pemprov Jatim, Total Rp3,01 Miliar

Dalam keterangan pers usai Reses di kantor wakil ketua Rabu (18/02/2026), Faisal menyampaikan bahwa sebagian besar aspirasi yang masuk berkaitan dengan perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana lingkungan.

“Kegiatan reses kali ini mendapatkan banyak masukan dari warga, terutama terkait masalah yang menjadi beban sehari-hari. Beberapa titik rawan banjir di berbagai wilayah di Pondok Gede menjadi prioritas utama yang harus segera dibenahi,” ucapnya.

Menurutnya, aspirasi yang paling banyak diajukan meliputi pematusan wilayah, pembangunan dan perbaikan sistem drainase, pemasangan yudit (saluran pembuangan air hujan), penanggulangan banjir secara menyeluruh, perbaikan kondisi jalan raya dan jalan lingkungan, serta peningkatan sarana prasarana seperti Penerangan Jalan Umum (PJU). Selain itu, warga juga mengajukan kebutuhan akan peningkatan insentif bagi Ketua RT dan RW, serta penyempurnaan perlengkapan posyandu di berbagai kelurahan.

“Tidak hanya masalah infrastruktur, aspirasi mengenai pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif juga menjadi fokus utama kami. Hal ini sangat penting demi keberlangsungan roda ekonomi Kota Bekasi yang semakin berkembang,” tambah Faisal.

Aspirasi Ditampung dan Diserahkan ke DPRD Bekasi

Ia menjelaskan bahwa seluruh aspirasi yang telah ditampung tidak terakomodir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) hingga tingkat kota. “Sebagai anggota DPRD, tugas pokok dan fungsi kami adalah menjadi ujung tombak untuk merealisasikan harapan warga. Hasil reses ini sudah diserahkan kepada sekretariat DPRD Kota Bekasi dan akan dirapatkan bersama para pimpinan dewan untuk ditindaklanjuti secara tepat,” pungkasnya.

Sebelumnya Siti Nurhaliza (38 tahun, ibu rumah tangga) menyampaikan
“Alhamdulillah akhirnya ada perhatian dari pihak dewan tentang masalah banjir di sini. Setiap musim hujan, rumah kami selalu terendam air hingga lutut. Sudah lama kami mengeluhkan drainase yang mampet, tapi belum ada tindakan nyata. Semoga aspirasi kami ini benar-benar terealisasi tahun depan.”

Berbeda dengan Ahmad Wijaya (45 tahun, pengusaha UMKM makanan ringan dari Kelurahan Bekasi Barat )mengatakan
“Sangat senang jika pengembangan UMKM menjadi perhatian. Kami banyak menghadapi kendala seperti akses modal yang sulit, tempat usaha yang tidak layak, dan kurangnya promosi. Semoga ada program bantu yang tepat untuk kami agar usaha bisa berkembang dan menyerap tenaga kerja lebih banyak.”ucapnya ( Yanso)

Editor berita: Ririn W.

Responsive Images

You cannot copy content of this page