
Kota Batu, kabarterdepan.com — Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Pattimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (18/2/2026) pukul 16.45 WIB, meninggalkan duka mendalam.
Insiden yang melibatkan lima kendaraan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Batu.
Dampak Fatal Kecelakaan Beruntun
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim mengatakan, petugas juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab insiden.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Iwan Kurniawan (38), warga Junrejo, Kota Batu. Ia mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Jenazah korban segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Batu sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Kevin.
Dengan pengawalan petugas, jenazah kemudian dimakamkan di Pemakaman Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga serta kerabat dekat yang masih diliputi suasana duka.
“Selain korban jiwa, empat orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan,” imbuhnya.
Keempat korban tersebut yakni Frans Ricardo Pakpahan (24), Zezen Ardianto (42), Lilik Yuliani (42), dan Syafa Adinda Yugatan Anggunia Susilo (6).
Kronologi Kecelakaan Beruntun
Kevin menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk Isuzu nomor polisi P 8640 UG yang dikemudikan EW (33), warga Kabupaten Jember, melaju dari arah barat ke timur.

Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman sehingga pengemudi kehilangan kendali.
“Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali. Faktor yang mempengaruhi kecelakaan diduga dari unsur manusia,” ujarnya.
Truk tersebut kemudian menabrak beberapa kendaraan di depannya sebelum akhirnya menghantam tiang listrik di sisi jalan.
Berkat respons cepat petugas, proses evakuasi kendaraan dan normalisasi arus lalu lintas dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat.
Kesigapan aparat kepolisian dalam menangani peristiwa ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar.
Selain memastikan korban segera mendapat pertolongan, petugas juga sigap mengamankan lokasi untuk mencegah kecelakaan lanjutan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berkendara, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (Doi)
Editor: Ahmad
