
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali menghantui wilayah Kota Mojokerto. Kali ini, sebuah rumah di kawasan Griya Permata Meri, Blok D1 Nomor 23, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, menjadi sasaran kawanan pelaku yang diduga masih satu jaringan dengan aksi-aksi sebelumnya. Peristiwa tersebut terjadi Senin (16/2/2026) kemarin.
Korban diketahui bernama Chelsia Madhumita (34). Aksi pencurian berlangsung sekitar pukul 23.33 WIB dan seluruh rangkaian kejadian terekam jelas kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di rumahnya.
Aksi Curanmor di Kota Mojokerto Terekam CCTV
Dari rekaman tersebut, terlihat tiga orang pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna putih.
Sesampainya di depan rumah korban, salah satu pelaku turun lalu berjalan santai menuju gerbang. Dengan gerakan yang terbilang tenang dan minim suara, pelaku membuka gerbang rumah tanpa menarik perhatian sekitar.
Pria yang mengenakan jaket, celana pendek, dan helm hitam itu kemudian langsung mendekati sepeda motor Honda Scoopy bernopol S 6354 VY milik korban yang terparkir di teras. Ia dengan cepat merusak lubang kunci menggunakan kunci T hingga mesin motor berhasil dinyalakan.
Seluruh aksi berlangsung sangat singkat. Hanya dalam waktu sekitar satu menit, tepatnya sekitar pukul 23.34 WIB, sepeda motor tersebut sudah berhasil dibawa kabur dan para pelaku meninggalkan lokasi.

Pemilik motor, Chelsia saat ditemui mengatakan, sebelum kejadian dirinya baru saja pulang membeli kebutuhan bayinya. Ia mengakui belum sempat mengunci setir motor maupun mengamankan gerbang secara menyeluruh.
“Saat itu saya baru pulang beli pampers. Motor memang belum saya kunci setir. Gerbang sudah ditutup, tapi belum sempat saya kunci,” ungkapnya, Rabu (18/2/2026) pagi.
Ketika peristiwa terjadi, Chelsia berada di dalam rumah bersama bayinya serta kedua orang tuanya. Ia sempat mendengar suara mencurigakan dari arah teras, namun tidak langsung menaruh curiga karena bersamaan dengan tangisan sang bayi.
“Waktu itu bayi saya sedang menangis. Saya sempat dengar suara dari luar, tapi tidak begitu jelas. Begitu kami sadar dan keluar rumah, pelaku sudah kabur dan tidak terkejar,” pungkasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Kasus ini pun telah dilaporkan ke petugas kepolisian Polres Mojokerto Kota untuk ditindaklanjuti.
