Konser Valen di Sampang Terancam Gagal, Sahabat Organizer Wajib Penuhi Syarat Ini

Avatar of Jurnalis: Ririn
Konser Valen di Sampang Terancam Gagal, Sahabat Organizer Wajib Penuhi Syarat Ini
Konser Valen di Sampang Terancam Gagal, Sahabat Organizer Wajib Penuhi Syarat Ini. (Sumber:Fais/Kabarterdepan)

Sampang, kabarterdepan.com – Polemik rencana konser Valen Dangdut Akademi 7 yang dijadwalkan digelar pada 14 Februari 2026 di Kabupaten Sampang, Madura, memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar audiensi lintas pihak untuk membahas kelanjutan konser yang menuai penolakan dari Aliansi Alim Ulama Sampang.

Audiensi konser Valen tersebut berlangsung di ruang utama DPRD Sampang dan dipimpin oleh Moh. Iqbal Fathoni, yang akrab disapa Bung Fafan, selaku perwakilan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan yang berhalangan hadir. Dalam audiensi itu, Bung Fafan didampingi Komisi II, Komisi IV, serta Wakil Ketua DPRD Sampang Iwan Effendi.

DPRD memanggil sejumlah pihak terkait, di antaranya Aliansi Alim Ulama Sampang, Sahabat Organizer selaku penyelenggara konser, serta komunitas Sampang Kreatif. Hadir pula perwakilan dari Diskopindag, Disporabudpar, dan Bakesbangpol Kabupaten Sampang.

Audiensi Konser Valen Alot dan Panas

Dalam pantauan kabarterdepan.com, audiensi berlangsung cukup alot dan memanas, diwarnai adu argumen antara kubu ulama dan pihak penyelenggara terkait layak atau tidaknya konser Valen digelar di Sampang.

Pihak Aliansi Alim Ulama Sampang secara tegas menyuarakan penolakan dengan alasan syariat Islam dan norma sosial masyarakat Sampang. Habib Abdurrahman menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Valen sebagai artis.

“Kami bukan anti Valen. Valen ini keturunan Madura, asli Madura, kami bangga karena dia berprestasi di ajang yang bergengsi,” ujarnya dalam audiensi, Selasa (3/2/2026).

Namun demikian, Habib Abdurrahman menekankan bahwa Kabupaten Sampang memiliki karakter sosial dan religius yang kuat.

“Tapi ini Sampang. Kita punya adat istiadat yang harus dijaga. Banyak santri, banyak alim ulama, banyak habib, banyak kiai besar. Kami menilai konser ini lebih banyak mudaratnya dibanding manfaatnya,” tegas Habib Abdurrahman.

Di sisi lain, Zakaria selaku perwakilan Sahabat Organizer menyampaikan bahwa konser Valen tidak bisa serta-merta dibatalkan, mengingat faktor finansial yang telah dikeluarkan oleh pihak penyelenggara.

“Kami sudah membayar DP ke beberapa pihak, baik venue maupun manajemen Valen. Secara finansial, pembatalan sangat memberatkan kami,” jelas Zakaria.

Zakaria juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan konsep acara agar tetap sesuai dengan norma yang diharapkan.

“Untuk teknis pelaksanaan, laki-laki dan perempuan akan dipisahkan dengan pembatas besi. Jadi insyaallah sesuai dengan keinginan Habib,” imbuhnya.

Dalam audiensi tersebut, salah satu peserta dari barisan Aliansi Alim Ulama Sampang turut memberikan usulan alternatif agar konser tetap bisa digelar dengan konsep yang lebih religius.

“Coba nama dan konsepnya diperbaiki. Misalnya judulnya dirubah Atau konsepnya diperbaiki dengan lagu-lagu Islami, kan banyak lagu Islami, atau Valen bersholawat. Itu bagus,” ujar salah satu peserta.

Perdebatan antara kedua kubu berlangsung sengit hampir dua jam, dengan saling menyampaikan pandangan, kritik, hingga solusi kompromi. DPRD kemudian menyimpulkan sejumlah poin sebagai syarat apabila konser Valen ingin tetap digelar di Kabupaten Sampang.

Salah satu kesepakatan yang dihasilkan, Sahabat Organizer diwajibkan menyusun ulang konsep acara, baik dalam bentuk presentasi PowerPoint maupun hardcopy, untuk kemudian dikaji oleh internal Aliansi Alim Ulama Sampang.

Berdasarkan pantauan kabarterdepan.com, beberapa saran yang wajib dipenuhi oleh pihak penyelenggara antara lain:

* Menyediakan tempat ibadah yang layak,
* Mengganti konsep konser,
* Tidak ada unsur berjoget-joget,
* Menyesuaikan konten hiburan agar tidak bertentangan dengan norma agama.

Selanjutnya, hasil revisi konsep tersebut akan kembali dibahas dalam audiensi lanjutan yang dijadwalkan dalam waktu dekat guna menentukan nasib akhir konser Valen Dangdut Akademi 7 di Kabupaten Sampang. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page