
Surabaya, Kabarterdepan.com – Melanjutkan kesuksesan SNA Cup 2025, Singapore National Academy (SNA) kembali menggelar SNA Cup 2026.
Event ini turnamen olahraga antarsekolah yang mempertemukan siswa dari berbagai jenjang sekolah dasar, menengah, dan menengah atas di Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya.
Ketua Pelaksana SNA Cup 2026, Arga Ribut Fibriana, mengatakan SNA Cup 2026 kali ini menggelar pertandingan enam cabang olahraga, yaitu bola basket, renang, dance, badminton, futsal dan catur.
Jumlah Peserta SNA Cup 2026 Meningkat Signifikan
Pada gelaran tahun ini, SNA Cup diikuti oleh 3.563 peserta, angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 23 persen dibandingkan SNA Cup 2025 yang diikuti oleh 2.883 peserta.
“Dengan bertambahnya cabang olahraga, SNA Cup terus berkembang menjadi ruang positif bagi pelajar untuk belajar berkompetisi secara sehat, menjunjung sportivitas,” kata Arga, Minggu, (1/2/2026) malam.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachin menuturkan penyelenggaraan kompetisi olahraga seperti ini sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Dikarenakan dalam olahraga tidak hanya sekedar fisik, tetapi juga strategi, skill dan kerja sama tim.
“Tentunya acara SNA Cup ini sangat bagus ya. Karena anak anak yang berolahraga itu tumbuh kembangnya lebih bagus dan emosinya lebih stabil,” tambahnya.

Terkait dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) tentu sangat besar. Banyak event event olahraga yang digelar sebagai upaya mencari bibit bibit unggul. Selain itu juga ada program orang tua asuh yang bertugas mengasuh cabang olahraga tertentu sebagai upaya penguatan bagi para atlet.
“Ibu Khofifah juga meluncurkan program orang tua asuh yang terdiri dari dinas dinas dan pengusaha. Jadi mereka punya perhatian ke cabang olahraga tertentu agar dilakukan pembinaan,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan SNA Cup 2026, Singapore National Academy berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus
mendorong budaya olahraga dan gaya hidup aktif di kalangan pelajar dan masyarakat Jawa Timur.
