Perempuan Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Banguntapan Bantul

Avatar of Redaksi
meninggal dunia
Penemuan jenazah di Banguntapan, Bantul, DIY, Jumat (30/1/2026). (Polres Bantul for kabarterdepan.com)

Bantul, kabarterdepan.com – Seorang perempuan berinisial FDI (25) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di wilayah Baturetno, Banguntapan, Bantul, pada Jumat sore, 30 Januari 2026.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB oleh ibunya di lantai dua rumah. Saat itu, ibu korban hendak mengambil jemuran yang berada di depan kamar korban.

“Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 16.00 WIB ibu korban masih sempat berbincang dengan tetangga,” katanya.

“Setelah itu naik ke lantai dua dan mendapati korban sudah dalam kondisi tengkurap di depan pintu kamar serta tidak bernapas,” jelasnya pada Sabtu (31/1/2026).

Adapun saksi-saksi dalam peristiwa tersebut antara lain Rano Dwi Haryanto (35), Zamrodin (68), dan Sudarmono IR (55), yang seluruhnya merupakan warga sekitar lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, petugas gabungan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Tim yang terlibat terdiri dari Piket fungsi Polsek Banguntapan yang dipimpin Ipda Sukamto, Tim Medis Puskesmas Banguntapan I dipimpin dr. Dina Wahyuni, Pamapta Polres Bantul dipimpin Ipda Wahyu Hendro Tanyono, S.Psi, serta Tim Inafis Polres Bantul.

“Langkah awal yang dilakukan adalah mengamankan TKP, berkoordinasi dengan tim identifikasi, meminta keterangan para saksi, serta membuat laporan untuk dilaporkan kepada pimpinan,” kata Iptu Rita.

WhatsApp Image 2026 01 31 at 10.36.45 AM

Kondisi Korban Meninggal Dunia

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis dan identifikasi, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di depan pintu kamar, dengan wajah menghadap ke timur dan kaki berada dekat pintu kamar. Selain itu, ditemukan lidah tergigit serta jari tangan dalam kondisi kaku menggenggam.

“Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 2 hingga 5 jam sebelum ditemukan. Pada tubuh korban juga terdapat luka di bagian leher serta lebam di bagian pundak, punggung, dan kaki,” ungkapnya.

Pemeriksaan TKP yang diikuti sekitar 20 orang tersebut berlangsung hingga pukul 21.00 WIB dan berjalan aman serta terkendali. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans PMI Kota.

Rita menambahkan, berdasarkan keterangan dari kakak korban, FDI memiliki riwayat gangguan bipolar yang menyebabkan kondisi dan sikapnya kerap berubah-ubah.

Di lokasi kejadian juga ditemukan catatan tulisan tangan korban bertuliskan, “Ibuk, Mbakkk… Maaf Nggih” serta informasi PIN telepon genggam korban.

“Di sekitar korban tidak ditemukan tali gantung maupun tali putus. Selain itu, terdapat bungkus obat yang sebelumnya diperiksa di RS Hidayatullah,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page