
Blora, Kabarterdepan.com – Organisasi kemasyarakatan (ormas) Lindu Aji Kabupaten Blora kembali aktif setelah mengalami kevakuman selama kurang lebih 3 tahun.
Kebangkitan organisasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) dan reorganisasi kepengurusan sebagai upaya konsolidasi internal.
Ketua Lindu Aji Blora terpilih, Keluk Pristiwahana, menegaskan, Lindu Aji Blora dibawah komandonya akan mengedepankan kualitas dari pada kuantitas atau jumlah anggota. Menurutnya hal itu untuk meminimalisir konflik kepentingan didalam organisasi.
“Yang terpenting bukan jumlah anggota. Namun semangat baru ini harus menciptakan soliditas dan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Keluk, Senin (26/01/2026).
Rencana Pelantikan Lindu Aji Blora
Ia mengatakan peresmian atau pelantikan kepengurusan Ormas di Blora yang baru, akan secara resmi direncanakan pada bulan Maret 2026. Setelah pelantikan tersebut baru pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan.
“Nanti semua PAC yang pernah ada akan dihubungi, untuk menyatukan pemahaman dan tujuan Lindu Aji di Kabupaten Blora. Kalau ketua PAC tidak mau melanjutkan kepengurusan akan kita ganti. Tapi kita pendekatan terlebih dahulu,” terangnya.
“Jadi ini harus disatukan pandangan. Jangan seperti yang sebelumnya hingga vakum,” tegas Keluk.
Ditambahkan Ketua Panitia Muscab Lindu Aji Blora, Cholik, mengatakan reorganisasi dilakukan untuk menata kembali struktur organisasi sekaligus menyatukan visi dan semangat anggota setelah lama tidak berkegiatan.
“Selama sekitar tiga tahun terakhir kegiatan organisasi memang vakum. Melalui reorganisasi ini, kami ingin menghidupkan kembali Lindu Aji Blora agar dapat berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Cholik mengungkapkan, jumlah anggota ormas ini mencapai sekitar 500 orang, berdasarkan kartu tanda anggota (KTA) yang masih aktif.
“Nantinya semua anggota yang tidak aktif maupun berpindah organisasi, akan segera ditindaklanjuti. Lalu akan ditarik kartu anggotanya, bila menyatakan mundur dari keanggotaan,” terangnya.
Menurutnya, proses reorganisasi meliputi pembentukan kepengurusan baru, penataan keanggotaan, serta penyusunan program kerja yang lebih adaptif dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Alhamdulillah, muscab ini dihadiri Ketua DPD Lindu Aji Provinsi Jawa Tengah beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut juga diresmikan Ketua Lindu Aji Blora definitif terpilih, yakni Bapak Keluk Pristiwahan, untuk periode 2026–2031,” katanya.
Ke depan, kata Cholik, ormas ini akan fokus pada kegiatan sosial kemasyarakatan, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan persatuan. Organisasi juga berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
“Kami ingin Lindu Aji hadir sebagai mitra yang konstruktif, menjaga kondusivitas daerah, dan aktif dalam kegiatan sosial masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Hamam, salah satu anggota Lindu Aji Blora menyambut positif langkah reorganisasi tersebut. Pasalnya sudah tiga tahun vakum atau tanpa kegiatan.
“Semoga kebangkitan organisasi ini dapat membawa semangat baru sekaligus memperkuat solidaritas internal,” kata dia.
Dengan reorganisasi ini, Lindu Aji Blora menargetkan seluruh kepengurusan segera aktif dan mulai menjalankan program kerja dalam waktu dekat. (Rga)
