Jombang Sikat Balap Liar, Polisi Siapkan Skema Latihan Resmi Dragbike bagi Pemuda

Arena dragbike Jombang Cup 2026 Polres Jombang.
Arena dragbike Jombang Cup 2026 Polres Jombang. (Sumber: Karimatul Maslahah/Kabar Terdepan.com)

Jombang, Kabar Terdepan.com – Polres Jombang menunjukkan keseriusannya dalam memberantas aksi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat. Tidak hanya mengedepankan penindakan di jalanan, kepolisian kini menyiapkan strategi jangka panjang berupa skema latihan resmi dragbike bagi para pemuda setempat.

Jombang Berduka, Daftar Korban Kecelakaan Beruntun 1 Orang Meninggal Dunia

Langkah preventif tersebut merupakan tindak lanjut dari suksesnya gelaran Rookie Dragbike Competition (RDC) Cup 2026. Tujuannya jelas, yakni memindahkan aktivitas adu kecepatan dari jalan raya yang berbahaya ke lintasan resmi yang aman dan terkontrol.

https://www.jombangkab.go.id/berita/politik%20&%20hukum/bupati-jombang-sampaikan-raperda-pengelolaan-barang-milik-daerah-targetkan-optimalisasi-aset-dan-pad-15760

Kapolres AKBP Ardi Kurniawan bersama jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten telah turun langsung ke lapangan untuk memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi dijadikan area latihan bersama.

Jombang Antisipasi Balap Liar: Polisi Rancang Skema Latihan Dragbike demi Keamanan Jalan

AKBP Ardi Kurniawan menegaskan, penyediaan fasilitas ini merupakan bentuk “barter” keamanan. Jika negara memberikan ruang dan fasilitas, maka masyarakat khususnya komunitas motor harus berkomitmen meninggalkan aktivitas ilegal di jalan raya.

“Intinya, kami ingin memberi ruang yang aman dan legal. Tapi konsekuensinya jelas, tidak boleh lagi ada balap liar. Fasilitas ini disiapkan agar hobi mereka tersalurkan dengan benar, bukan justru mengganggu ketertiban umum,” tegasnya, Senin (26/1/2026).

Ia menambahkan, penanganan balap liar tidak cukup hanya dengan pembubaran atau penilangan, tetapi juga harus disertai solusi konkret agar para pelaku tidak kembali ke jalanan. Meski demikian, setiap lokasi yang dipetakan masih dalam tahap evaluasi ketat agar tidak menimbulkan dampak baru bagi warga sekitar.

“Kami masih memetakan beberapa alternatif lokasi. Pertimbangannya bukan hanya kondisi jalan, tetapi juga keselamatan, dampak terhadap masyarakat sekitar, serta aspek keamanan secara menyeluruh. Harapannya, balap liar ini benar-benar musnah karena para pelakunya sadar dan berpindah ke wadah resmi,” lanjutnya.

Meski jadwal pasti latihan bersama belum ditetapkan, sinyal kuat telah diberikan. Program ini hanya akan direalisasikan jika ada komitmen penuh dari komunitas otomotif untuk menjaga ketertiban.

“Semuanya harus disiapkan dengan matang. Kami ingin langkah ini menjadi solusi final untuk menghilangkan balap liar. Dalam waktu dekat akan digelar rapat koordinasi dengan pemda, komunitas balap, dan komunitas otomotif ,” pungkasnya. (Karimatul)

Responsive Images

You cannot copy content of this page