Jombang Rusuh Tengah Malam, Gerombolan Pemotor Teror Warga, 1 Pemuda Diamankan Polisi

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander: (Sumber: Karimatul Maslahah/ Kabar Terdepan.com)

Jombang, Kabar Terdepan.com – Aksi gerombolan pemotor kembali meresahkan warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kali ini, teror terjadi di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, pada Minggu (25/1/2026) dini hari. Dalam insiden tersebut, satu orang pemuda berhasil diamankan warga setelah diduga memprovokasi dan menantang masyarakat sekitar.

Pecinta Durian Wajib Coba Sensasi Makan dan Petik Sendiri di Kebun Wonosalam Jombang

Peristiwa itu dibenarkan oleh Sekretaris Desa Jatipelem, Mujahid. Ia menyampaikan bahwa kejadian berlangsung di sekitar simpang perlintasan kereta api Desa Jatipelem, yang selama ini memang menjadi jalur ramai pada malam hari.

https://dukcapil.jombangkab.go.id/berita/dispendukcapil-jombang-gelar-rakor-evaluasi-pelayanan-adminduk-bersama-kecamatan-15738

“Iya benar, kejadiannya Minggu dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, di dekat simpang rel kereta api Desa Jatipelem,” ujar Mujahid saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).

Menurut Mujahid, gerombolan pemotor berjumlah puluhan orang tersebut sempat berputar balik dan berpapasan dengan pengguna jalan lain. Saat berpapasan, salah satu warga diduga mendapatkan ancaman dari kelompok tersebut hingga membuat situasi semakin mencekam.

“Waktu papasan itu ada warga yang diresek. Entah mau dibacok atau bagaimana, lalu warga itu berteriak minta tolong ke warga sekitar rel,” jelasnya.

Warga Jombang Sempat Dicekam Teror Gerombolan Pemotor di Sekitar Perlintasan KA

Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi. Kehadiran massa warga membuat gerombolan pemotor kocar-kacir dan melarikan diri. Namun, satu orang dari kelompok tersebut justru turun dari sepeda motor dan menantang warga.

“Ada satu orang yang turun dari motor dan malah nantang-nantang warga. Akhirnya diamankan warga di lokasi dan kemudian diserahkan ke pihak kepolisian,” imbuh Mujahid.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya penangkapan satu orang terduga anggota gerombolan pemotor tersebut. Pemuda itu langsung dibawa ke Mapolres Jombang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar, sementara ini ada satu orang yang diamankan dan sudah dibawa ke Polres,” kata AKP Dimas.

Dari hasil pendataan dan pemeriksaan, diketahui bahwa pemuda tersebut merupakan anggota salah satu perguruan silat. Meski demikian, polisi memastikan tidak ditemukan senjata tajam maupun minuman keras saat penggeledahan.

“Tidak ditemukan sajam maupun miras. Yang bersangkutan sudah kami lakukan pembinaan dan selanjutnya dipulangkan,” pungkasnya.

Aksi gerombolan pemotor ini kembali menjadi perhatian serius aparat dan masyarakat. Warga diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. (Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page