Olimpiade Jaringan Mikrotik 2023, Ini Daftar 15 SMK Masuk Babak Final

Avatar of Lintang
1E24CBDA F2D3 4E91 870A 227B77B1A4A7
Dewan juri babak final olimpiade Jaringan Mikrotik 2023 (Dok. Olimpiade Mikrotik)

Yogyakarta, KabarTerdepan.com – Olimpiade Jaringan Mikrotik 2023 memasuki babak final. Sebanyak 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang lolos mamasuki babak itu.

Salah satu juri OJM2023, Pujo Dewobroto memberikan tanggapan ketika melihat proses seleksi di babak penyisihan.

“Pembelajaran ilmu jaringan sudah merata hampir di semua provinsi di Indonesia, terlihat dari antusias SMK yang mengikuti acara ini berasal dari 28 provinsi di Indonesia,” ungkap Pujo.

Para finalis dari 15 SMK yang tercatat mengungguli 415 SMK yang berasal dari 28 provinsi di Indonesia.

Babak final tersebut akan dilaksanakan di Yogyakarta mulai 16-20 Oktober 2023 mendatang dengan sistem karantina, yang akan menguji baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan melalui test tertulis, test praktik, dan cerdas cermat.

Direktur Utama PT Citraweb Solusi Teknologi sekaligus Mikrotik Certified Trainer di Indonesia, Valens Riyadi mengatakan bahwa dilaksanakannya acara ini memacu siswa SMK.

“Yang paling penting dari acara ini adalah memacu siswa SMK untuk mendalami dunia jaringan, menguji sejauh mana ilmu jaringan ini diajarkan di SMK. Serta menemukan bibit unggul calon tenaga ahli jaringan yang siap untuk terjun di industri,” ujar Valens.

Sebelumnya mereka menempuh 3 tahapan seleksi, yaitu seleksi tes tertulis secara daring, pembuatan video tutorial, dan tes wawancara, yang diadakan sepanjang bulan September 2023.

Pada seleksi tahap 2, peserta diminta untuk membuat video tutorial dengan memilih salah satu topik, yakni Konfigurasi Dasar, Static Routing, Packet Flow, Firewall Filter, Firewall Mangle, VPN, Simple Queue, HTB, Wireless, atau RouterOS Scripting.

Debyo Surya Setiyawan selaku penyelenggara lomba ini mengatakan bahwa agenda ini juga menjadi jembatan strategis antara dunia pendidikan dan dunia industri.

“Sebagian besar finalis pada tahun-tahun sebelumnya, bisa bekerja pada industri jaringan dan telekomunikasi,” imbuhnya.

Diketahui, OJM2023 ini adalah OJM ke-enam kalinya, yang merupakan acara tahunan yang diselenggarakan secara rutin sejak tahun 2016, yang diikuti oleh SMK yang memiliki jurusan Teknik Kamputer dan Jaringan.

Hanya di tahun 2021 dan 2022 OJM absen diadakan karena pandemic Covid-19.

Pemenang OJM2023 ini akan mendapatkan uang pembinaan, serta bantuan perangkat keras jaringan untuk melengkapi laboratorium jaringan yang sudah ada di sekolah masing-masing, dengan total nilai lebih dari Rp 160 juta.

Adapun 15 SMK yang berhasil masuk babak final adalah SMKN 3 Singaraja, SMKN 1 Gombong, SMKN 1 Sedayu, SMKN 1 Tenggarong, SMK Informatika Pesat, SMK Persada Makassar, SMKN 2 Depok, SMK Kristen Petra Surabaya, SMK IT Ihsanul Fikri, SMKN 2 Yogyakarta, SMKN 8 Kab Tangerang, SMKN 1 Denpasar, SMKS Pelita Gedong Tataan, SMK Karya Guna Bhakti 2 Kota Bekasi, dan SMK Cijangkar. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page