HUT Megawati Jadi Momentum, Wali Kota Bekasi Tegaskan Kepedulian Lingkungan dan Tangani Banjir

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Ketua DPC PDIP kota Bekasi Tri Adhianto (Walikota Bekasi) saat peringati HUT Megawati Soekarnoputri di kantor DPC PDIP kota Bekasi
Ketua DPC PDIP kota Bekasi Tri Adhianto (Walikota Bekasi) saat peringati HUT Megawati Soekarnoputri di kantor DPC PDIP kota Bekasi

Bekasi  kabarterdepan.com– Wali Kota Bekasi sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan pesan reflektif dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan bahwa pesan dari Megawati kepada seluruh kader adalah untuk terus menjaga dan merawat lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab ideologis dan kemanusiaan.

“Anak-anak ideologis harus mampu merawat bumi dan menjaga lingkungan. Jika lingkungan terjaga dan disuburkan, akan muncul nilai tambah dan kebaikan bagi kehidupan,” ujar Tri di DPC PDIP Kota Bekasi, Jumat (23/01/2026).

Peringatan HUT Megawati tahun ini diisi dengan kegiatan ekologis seperti penanaman pohon dan penebaran benih ikan, yang menjadi simbol keberlanjutan dan komitmen menjaga sumber daya alam untuk generasi mendatang.

“Yang kita tanam hari ini akan menumbuhkan kebaikan untuk anak-anak kita dan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Tri juga menyampaikan tanggapan terkait kondisi Kota Bekasi yang dilanda hujan intens tinggi hingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Seluruh jajaran Pemkot Bekasi diminta hadir dan memastikan masyarakat terdampak tidak dibiarkan sendiri.

“Kita harus berempati dan menjalin hubungan erat dengan masyarakat. Pemerintah wajib hadir untuk memastikan tidak ada kekurangan kebutuhan pokok maupun layanan kesehatan,” tegasnya.

Tri telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk aktif mendatangi lokasi pengungsian setiap pagi. Warga dengan kondisi kesehatan menurun juga diimbau segera menghubungi posko pengungsian yang telah disediakan.

“Pelayanan kesehatan tidak boleh hilang di titik pengungsian,” jelasnya.

Dalam penanganan banjir jangka menengah, Pemkot Bekasi terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk membahas pembangunan crossing saluran air di kawasan Jatibening yang menjadi titik krusial. “Kami baru saja berdiskusi dengan Wakil Menteri. Perlu ada pola tindakan dan pembagian tugas yang jelas antara pusat dan daerah,” ucapnya.

Ia memastikan siap menyesuaikan APBD jika pemerintah pusat merealisasikan anggaran pembangunan crossing. “Jika pusat membangun crossing, saya akan melakukan efisiensi APBD dan meminta izin Gubernur Jawa Barat untuk pembangunan ducting dan crossing di Jalan Raya Caman,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Bekasi telah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 4,4 miliar untuk penanganan darurat, termasuk operasional posko dan pengungsian yang telah aktif sejak hari sebelumnya. “Seluruh lurah, camat, BPBD, Dinsos, dan jajaran Pemkot hadir mendampingi warga,” pungkas Tri.

HUT Megawati Bukan Sekadar Seremoni

Ia menegaskan bahwa peringatan HUT Megawati bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan keberpihakan nyata kepada rakyat terutama saat mereka menghadapi musibah.(Yanso)

Responsive Images

You cannot copy content of this page