
Yogyakarta, kabarterdepan.com – Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Yogyakarta mulai melakukan sejumlah persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Saat ini, proses pendataan jemaah yang telah melunasi biaya haji tahap 1 dan tahap 2 telah berjalan.
Pelaksana Haji Kemenhaj Kota Yogyakarta, Anton Wildan, menyampaikan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 476 jemaah haji asal Kota Yogyakarta yang telah dinyatakan lunas dan masuk dalam daftar sementara keberangkatan.
“Untuk sementara, jemaah Kota Yogyakarta sesuai data lunas tahap 1 dan 2 berjumlah 476 jemaah. Angka ini masih sangat dinamis karena masih menunggu pergerakan mutasi keberangkatan jemaah, baik mutasi internal provinsi maupun mutasi keluar-masuk antar provinsi,” jelas Anton saat dihubungi, Rabu (21/1/2026).
Setelah data jemaah dinyatakan tetap atau fix, tahapan selanjutnya adalah proses pengkloteran serta penyusunan rombongan dan regu. Dalam tahapan ini, Kemenhaj Kota Yogyakarta akan bekerja sama dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
“Kami masih menunggu penetapan kloter dari panitia embarkasi, termasuk jadwal keberangkatan jemaah haji,” ujarnya.
Kemenhaj Kota Yogyakarta Agendakan Manasik Haji
Selain itu, Kemenhaj Kota Yogyakarta juga telah menyiapkan agenda bimbingan manasik haji. Bimbingan manasik haji direncanakan akan dilaksanakan pada awal Februari 2026.
“Bimbingan manasik haji akan dilaksanakan sebanyak lima kali pertemuan untuk seluruh jemaah, sebagaimana pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Anton.
Tak hanya bagi jemaah yang tergabung dalam KBIH, Kemenhaj Kota Yogyakarta juga memberikan fasilitasi bagi jemaah haji non-KBIH melalui program MANHAJARI (Manasik Haji Mandiri).
Bentuk dukungan yang diberikan antara lain peminjaman tempat serta penyediaan narasumber, sementara pengelolaan kelompok MANHAJARI diserahkan kepada masing-masing kelompok jemaah.
Terkait rencana pemberangkatan dan pemulangan jemaah menuju embarkasi maupun dari debarkasi, Anton menyampaikan bahwa Kemenhaj Kota Yogyakarta mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta.
“Pemkot Yogyakarta melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memberikan dukungan penuh terkait transportasi pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji,” pungkasnya. (Hadid Husaini)
