
Surabaya, Kabarterdepan.com – Di tengah keterbatasan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus berupaya meningkatkan layanan transportasi, khususnya bus TransJatim Luxury dengan penambahan armada.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Nyono mengatakan untuk anggaran tahun 2026 ini pihaknya berencana menambah 8 armada bus TransJatim Luxury. Saat ini bus TransJatim Luxury total sudah memiliki 18 armada.
Keberadaan bus TransJatim layanan Luxury ini dapat memberikan tambahan dana melalui subsidi silang dengan layanan bus TransJatim reguler.
Seperti yang diketahui dalam setahun Pemprov Jatim harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk operasional Trans Jatim.
“Agar layanan transportasi publik bisa menjangkau hingga pelosok Jawa Timur, kami menerapkan subsidi silang melalui layanan premium,” kata Nyono, Sabtu (17/1/2026).
Tarif Bus TransJatim Luxury
Nyono menambahkan mesti tarif bus TransJatim lebih tinggi dari layanan TransJatim reguler, namun pelayanan dan kenyamanan yang diberikan masih kompetitif.
Bus TransJatim Luxury memiliki tarif Rp30 ribu, sedangkan untuk TransJatim reguler hanya Rp 5 ribu.
“Layanan luxury masih tergolong kompetitif karena menyasar penumpang kelas menengah yang mengutamakan kenyamanan,” tambahnya.
Selain itu layanan bus Luxury menjamin semua penumpang mendapatkan tempat duduk, berbeda dengan TransJatim reguler yang mana sering kali penuh sehingga membuat penumpang harus berdiri.
Strategi tersebut diterapkan untuk mengejar target pemerataan layanan Trans Jatim di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Dishub Jatim menargetkan pembukaan sejumlah koridor baru, antara lain tiga koridor di kawasan Gerbangkertosusila, dua koridor di Malang Raya, serta masing-masing satu koridor di Kediri Raya, Jember, Madiun, Pamekasan, dan Bojonegoro,” pungkasnya.
